Tanggal : 28th July 2014

Harga CPO April 2014 Capai US$ 880/ton

Share

Bandung - Menurut penuturan peniliti harga minyak nabati dari LMC International, James Fry menganalisa, harga CPO di kawasan Eropa bakal tetap bertahan lantaran adanya ongkos kapal dan pajak ekspor.

Sebab dengan adanya pajak ekspor yang diterapkan pemerintah Indonesia mengakibatkan harga CPO terdiskon didalam negeri, sehingga kalaupun di ekspor harganya masih kompetitif. Sementara dengan adanya isu penggunaan biodiesel sawit di Indonesia bakal sedikit mendorong harga CPO mendekati harga minyak mentah dengan perbedaan harga sekitar US$ 120 (lebih rendah dari minyak mentah).

Sementara Kata James, pada awal Oktober  2013 harga CPO di Indonesia sekitar US$ 105 lebih rendah dibandingkan harga minyak mentah. “Bulan berikutnya hanya berbeda lebih rendah US$ 15 dari minyak mentah, namun setelah harga minyak mentah jatuh perbedaan harga CPO kembali lebih rendah sekitar US$ 30,” kata James Fry kepada InfoSAWIT, Jumat (29/11), di Bandung.

Maka itu James memperkirakan, harga CPO pada April 2014 bakal mencapai lebih rendah dari minyak mentah US$ 200 dimana harga minyak mentah sekitar US$ 1.010 per barrel. Kondisi demikian bakal mendorong harga CPO di Bursa Malaysia sekitar US$ 880 (RM 2.840). “Permintaan CPO kedepan bakal lebih baik,” tandas James. (T2)

 

 

 

 

Select Your Language

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

YM : InfoSAWIT

YM : Webmaster

Social Media InfoSAWIT