Tanggal : 23rd July 2014

Panen Sawit Terhambat Banjir

Share

MAMUJU - Petani kelapa sawit di Kecamatan Topoyo dan Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat tidak bisa panen akibat banjir yang merendam lahan perkebunan mereka.

"Lahan perkebunan sawit kami direndam banjir setelah hujan deras mengguyur, sehingga kami tidak melakukan panen," kata Acong, petani sawit di Mamuju, Kamis (3/1), seperti diwartakan Antara.

Dia menyebutkan, banjir yang belum surut setinggi setengah meter merendam tanaman sawit mengakibatkan panen petani sawit terpaksa ditunda. "Petani sawit mengalami kerugian yang cukup besar karena tertundanya panen, apalagi lahan sawit yang terendam banjir mencapai ratusan hektare," katanya.

Selain merendam tanaman sawit petani, banjir di Kecamatan Kecamatan Tobadak setelah hujan deras menerjang daerah itu juga memutus jalan menuju Kecamatan Tobadak dari jalan trans sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Mamuju menuju Kabupaten Mamuju Utara.

 

Dari Palembang dilaporkan, banjir yang melanda enam kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, beberapa hari terakhir meluas ke Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan laporan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), banjir mulai merendam dua kecamatan di kabupaten hasil pemekaran Musi Banyuasin itu.

 

Dua kecamatan di Kabupaten Banyuasin yang terendam banjir, yakni Rantau Bayur dan Pulau Rimau.Jumlah rumah warga yang terendam banjir di Kecamatan Rantau Bayur 1.599 rumah yang tersebar di Desa Muara Abab, Penanggingan, Tanjung, Pasir. Kabupaten Banyuasin adalah salah satu sentra perkebunan sawit di Sumsel, dan perusahaan besar yang masuk ke sana antara lain PT Tunas Baru Lampung Tbk.

 

 

Select Your Language

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

YM : InfoSAWIT

YM : Webmaster

Social Media InfoSAWIT