img

MEMUTUS MATA RANTAI KEBAKARAN LAHAN

Teropong | 21 March 2017 , 06:09 WIB | Read : 1058 | Atep Yulianto Irawan
img

MENGUBAH PERILAKU TIDAK MEMBAKAR, MENJADI SALAH SATU SOLUSI JITU DALAM MEMUTUS MATA RANTAI KEBAKARAN LAHAN DAN HUTAN YANG ACAP RUTIN TERJADI DI INDONESIA. SEPERTI LEWAT PENERAPAN SEKOLAH LAPANGAN PADI DARAT YANG DILAKUKAN PT SMART TBK.

Timbul penyakit sesak nafas, udara tidak bersahabat dan menimbulkan kerugian besar, itulah dampak dari kebakaran lahan dan hutan sepanjang tahun 2015 lalu. Untungnya pada tahun-tahun berikutnya upaya pencegahan dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya pelaku perkebunan kelapa sawit nasional, masyarakat sekitar kebun pun diajak berpartisipasi dengan membentuk Desa Makmur Peduli Api. (baca InfoSAWIT Edisi Februari 2017, Desa Makmur Peduli Api - Masyarakat Sejahtera, lahan dan hutan Terjaga)

Cara demikian diharapkan dapat memutus mata rantai kebakaran lahan dan hutan yang acap terjadi setiap tahun di Indonesia, sejak kebakaran lahan dan hutan yang hebat terjadi tahun 1990 an lalu.

Melibatkan masyarakat sekitar kebun, bukannya tanpa alasan. Dengan melibatkan masyarakat dalam satu desa yang berdekatan dengan perkebunan kelapa sawit, menjadi cara ampuh dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan, apalagi ditengarai ada sebagian masyarakat yang masih memiliki perilaku membakar untuk kegiatan budidaya dalam berladang.

Kendati cara budidaya membakar itu dilakukan secara ketat dan hati-hati, namun tetap memiliki risiko tinggi terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Sebab itu perlu ada perubahan perilaku tidak membakar dalam kegiatan budidaya, sekaligus mendorong kemandirian pangan bagi masyarakat di wilayah pelosok. 

Seperti dilakukan di Dusun Bian yang masuk dalam adminsitratif Desa Tua’ Abang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Dusun ini secara lokasi sangat terpencil dan berjarak cukup jauh dari kota Kecamatan Semitau, sehingga membuat masyarakat mengeluarkan biaya yang tidak sedikit bila harus berbelanja bahan pangan pokok seperti beras, sayur, bumbu dapur dan kebutuhan lainnya.

Misalnya saja, untuk membeli  . . .

. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img