img

INFO KORPORASI - KOMITMEN KURANGI EFEK GAS RUMAH KACA

Info | 02 June 2017 , 06:07 WIB | Read : 1064 | Atep Yulianto Irawan
img

SUDAH LIMA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOGAS DIBANGUN ASIAN AGRI GROUP, DARI TARGET 20 UNIT PEMBANGKIT SAMPAI TAHUN 2020. MENJADI BUKTI KOMITMEN TINGGI ASIAN AGRI GROUP DALAM UPAYA MENGURANGI EFEK GAS RUMAH KACA DALAM SETIAP OPERASINYA.

April 2015 lalu menjadi salah satu perjalanan penting bagi Asian Agri Group, lantaran Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) pertamanya resmi beroperasi secara komersial yang berlokasi di Desa Lubuk Bernai, Kec Batang Asam, Kab Tanjab Barat, Jambi.

Dengan kapasitas terpasang sekitar 1,4 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas milik Asian Agri group dioperasikan salah satu unit usahanya PT Dasa Anugerah Sejati, yang memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (POME) sebagai sumber tenaga.

Dikatakan Manajer Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Taman Raja, PT Dasa Anugerah Sejati, Helsin A. Sinuraya, pembangkit listrik tenaga biogas ini berdiri diatas lahan seluas 0,5 ha, dengan pasokan limbah cair untuk memenuhi sumber tenaga mencapai 420 m3 POME per hari.

Sementara, PKS Taman Raja yang memiliki kapasitas mencapai 60 ton TBS/jam setiap harinya tercatat mampu menghasilkan 600 m3 POME per hari. “Hasil pengolahan limbah cair PLTBg kami gunakan untuk Land Application, atau untuk pupuk cair di kebun kelapa sawit,” katanya kepada InfoSAWIT

Lebih lanjut, tutur Helsin, alasan belum maksimalnya penggunaan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) tersebut dikarenakan kebutuhan daya listrik untuk pabrik kelapa sawit, palm kernel crushing plant dan domestik (hunian karyawan) yang disuplai dari PLTBg masih sekitar 0,9 MW. “Jika kita produksi sesuai kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga biogas maka akan ada kelebihan daya listrik,” kata Helsin.

Sebab itu, sampai saat ini pihak perusahaan sedang mengupayakan untuk penjualan kelebihan daya listrik (excess power) ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero wilayah Desa Lubuk Bernai, supaya pembangkit listrik tenaga biogas itu bisa menghasilkan daya listrik sesuai kapasitas terpasang. “Sudah hampir setahun ini kami berupaya untuk melakukan kerjasama dengan PLN,” kata Helsin.

Sementara itu merujuk informasi dari perusahaan, semenjak 2014 lalu sampai tahun 2017 telah terbangun sebanyak 5 pembangkit listrik tenaga biogas, termasuk pembangkit listrik tenaga biogas di PKS Taman Raja. Empat lainnya yakni PLTBg di PKS Buatan 1 dan PKS Ukui di Riau, lantas di PKS Gunung Melayu dan dua PKS Negeri Lama di Sumatera Utara.

Sejatinya, pihak perusahaan telah memiliki target pembangunan pembangkit biogas sebanyak 20 unit di tahun 2020. Ini menjadi bukti bahwa Asian Agri Group berkomitmen untuk mengurangi efek gas rumah kaca dalam setiap operasinya.

Masih merujuk informasi dari perusahaan, alasan upaya pengurangan efek gas rumah kaca utamanya untuk mengurangi  carbon dioxide, nitrous oxide dan methane, yang tercatat telah menjadi kontributor utama terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim.

Apalagi pemangku kepentingan di dunia,.....

. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img