img

REPLANTING SAWIT PETANI BUTUH KERJASAMA PERUSAHAAN PERKEBUNAN

Profil | 08 July 2017 , 06:07 WIB | Read : 668 | Ignatius Ery Kurniawan
img

KEGIGIHAN DAN KERJA KERAS KEDUA ORANGTUA MASIH BERBEKAS DI DALAM INGATANNYA. KEPUTUSAN BERANI YANG DIAMBIL KEDUA ORANGTUANYA UNTUK HIJRAH KE PROVINSI JAMBI SEBAGAI PESERTA PIR TRANS, MERUPAKAN SIMBOL KERJA KERAS DARI ORANGTUANYA. PROVINSI JAWA TENGAH SEBAGAI KAMPUNG HALAMANNYA, MEMANG TETAP MENJADI KENANGAN INDAH MASA KECILNYA.

Kedua orangtuanya berasal dari Kebumen, Jawa Tengah yang ingin merubah nasibnya menjadi petani kelapa sawit melalui program PIR Trans waktu lalu. Bermodalkan keberanian, kedua orangtuanya meninggalkan kampung halamannya, untuk menjadi peserta transmigrasi yang dikirim ke Provinsi Jambi.

Lantaran hanya bekerja sebagai buruh padi di kampungnya, keberadaan ekonomi orangtuanya juga sangat memprihatinkan. Pasalnya, mereka sudah memiliki tiga orang anak yang harus mendapatkan penghidupan dan pendidikan yang layak.

“Jika ingat waktu itu, saya sering menangis sendirian, karena meninggalkan kampung halaman. Terlebih daerah yang kami datangi, masih sangat sepi dan terpencil,” katanya menjelaskan kepada InfoSAWIT.

Usaha gigih orangtuanya untuk mengembangkan kebun sawit miliknya, melibatkan Suhar sebagai anak tertua yang sudah menginjak usia remaja. Dirinya berjibaku membantu kedua orangtuanya untuk mengembangkan kebun sawit yang dikelola orangtuanya. Hingga, dirinya tertarik pula untuk menjadi petani kelapa sawit.

Melakoni hidupnya sebagai petani kelapa sawit, Suhar yang tahun ini berusia 43 tahun, menilai banyak manfaat yang bisa didapat. Selain keuntungan ekonomi, kesejahteraan sosial dan lingkungan juga didapat. Terlebih, kesejahteraan hidup keluarganya yang berasal dari kebun sawit, mampu menyekolahkan adik-adiknya hingga tamat perguruan tinggi.

Suhar sendiri, tetap memilih melanjutkan profesi kedua orangtuanya sebagai petani kelapa sawit. Lahan kebun sawit yang berada di wilayah SP 2, merupakan bagian dari Kelompok Tani Harapan jaya yang memiliki anggota sebanyak 28 Kepala keluarga petani. Kelompok tani ini, juga menginduk sebagai bagian dari KUD Subur Makmur.

Berawal dari program PIR Trans t

. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img