img

Waduh Ada Permainan Harga Sawit Di Sumbar

Berita Lintas | 11 August 2017 , 06:38 WIB | Read : 889 | Administrator
img

InfoSAWIT, PADANG — Ombudsman Sumatera Barat (Sumbar) akan memanggil dan memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Tanaman dan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar, Candra, sehubungan dengan belum ditetapkannya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit untuk Agam dan Pasaman Barat. Pemanggilan itu terkait pengaduan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumbar.

Kepala Ombudsman Sumbar, Yunafri mengutarakan, ada dugaan penundaan berlarut yang dilakukan Kadis Perkebunan Sumbar dalam proses penetapan harga TBS sawit untuk dua kabupaten itu. “Dari laporan asosiasi petani, penetapan harga TBS seharusnya dilakukan sekali lima belas hari, tapi kali ini telah dua bulan harga TBS gagal ditetapkan," ujarnya di Padang, dikutip harianhaluan.com, belum lama ini.

 

Menurut Yunafri, ada yang aneh dengan proses penetapan harga TBS tersebut. Ia juga menduga ada proses yang telah menyimpang.

 

“Dinas Pertanian Agam telah melakukan penusuluran terkait dengan mitra petani, PT AMP Plantation, yang menyebutkan PT AMP adalah perusahaan pengekspor CPO. Hasil itu telah disampaikan melalui surat. Selain itu, surat resmi Sekda Sumbar ditujukan kepada Kadis Tanaman dan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar yang intinya, agar masalah tidak berlarut, untuk sementara Kadis diminta mengacu kepada harga PT Kharisma Pemasaran Bersama (KPB), tapi rekomendasi Sekda ini juga belum terealisasi,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, penetapan harga TBS, baik lokal, nasional, maupun harga ekspor, sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan petani sawit di Sumbar. Karena itu, prosesnya harus transparan dan mengikuti prosedur atau ketentuan yang berlaku. “Ini tidak bisa main-main karena bersangkutan dengan kesejahteraan petani. Pihak-pihak yang berkompeten harus segera mencari solusinya,” ungkap Yunafri. (T3)

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img