img

JALAN DITEMPAT ATAU JUSTRU SEMAKIN MENGUAT

Teropong | 15 August 2017 , 06:35 WIB | Read : 1009 | Atep Yulianto Irawan
img

Sebelumnya ISPO digadang bakal menjadi dasar regulasi pengembangan perkebunan kelapa sawit berkalanjutan di Indonesia. Sekaligus membuktikan bahwa pemerintah Indonesia sangat berkomitmen dalam mendorong penerapan praktik budidaya sawit sesuai kaidah lingkungan dan sosial.

Hanya saja dalam perjalanannya, ISPO dianggap lamban dan prosesnya cukup sulit lantaran berkaitan dengan regulasi di dalam negeri yang masih tumpang tindih, akibatnya tidak mudah bagi para pelaku sawit menerapkan beleid ini.

Dikatakan Ketua Sekretariat ISPO, Azis Hidayat, semenjak 2011 lalu hingga saat ini sudah ada sebanyak 226 perusahaan yang telah terbit sertifikat ISPO nya, dengan jumlah luas area sekitar 1,6 juta hektare (ha), dengan produksi minyak sawit berkelanjutan vetsi ISPO sebanyak 7,6 juta ton.

Lebih lanjut kata Azis, masih ada sekitar 376 perusahaan yang hasil auditnya telah diterima sekreariat ISPO. Dan secara total telah ada sebanyak 538 perusahaan yang terdaftar mengajukan ISPO.

 

Guna mempercepat laju proses sertifikasi ISPO, pemerintah pun terus memperbanyak auditor sebagai kunci dari suksesnya penerapan ISPO. Sampai saat ini tercatat telah ada sebanyak 1.088 auditor ISPO. “Lantas, setiap perusahaan perkebunan wajib minimal memiliki dua auditor internal ISPO yang akan menjamin berjalan skim tersebut,” katanya dalam diskusi diadakan WWF-Indonesia yang dihadiri InfoSAWIT, belum lama ini di Jakarta.

Sementara untuk plasma dan koperasi swadaya, kata Azis, sebelum masuk ke proses sertifiksi ISPO mereka harus memiliki Internal Control System (ICS), dimana divisi ini yang harus menjamin bahwa praktik berkelanjutan harus benar-benar diterapkan di perkebunan kelapa sawit milik petani.

Sementara dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, upaya pengutan ISPO terus dilakukan bahkan pada Juli ini akan dilakukan konsultasi publik ke 4. “Harapannya bakal ada banyak masukan,” katanya kepada InfoSAWIT. . . .

. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img