img

ADA KEPUASAN SAAT MEMBANGUN KEBUN

Profil | 11 September 2017 , 06:18 WIB | Read : 995 | Ignatius Ery Kurniawan
img

Di dalam diri Kamsen Saragih mengalir jiwa pekebun yang diwariskan dari sang ayah yang bekerja di Perkebunan. Pemandangan kebun dan kegiatan sehari-hari di perkebunan menjadi hal yang biasa bagi Kamsen.

Apalagi pernah pula diajak sang Ayah untuk mengikuti kegiatan kebun, saat itu Kamsen pun memahami bekerja di kebun harus kuat baik fisik maupun mental.  Tanpa keduanya, maka akan sulit untuk bekerja di perkebunan.

Kendati sudah mengenal baik sektor perkebunan semenjak remaja bukannya langsung tertarik menggeluti sektor tersebut, justru Kamsen lebih memilih cita-cita masuk sekolah jurusan sosial politik.

Namun sayang cita-citanya itu kandas ditengah jalan, lantaran jalan hidup berkata lain. Saat lulus Sekolah Menengah Kejuruan, Kamsen justru masuk ke Sekolah Tinggi Pertanian (Stiper) yang kini telah berganti menjadi Instiper di Jogjakarta.

Saat lulus Kamsen pun menerapkan semua ilmu yang dimiliki sampai akhirnya masuk bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit, penempatan pertama di Kalimatan. “Saat itu belum banyak kebun sawit dibangun, saya menikmati di Kalimantan, alamnya dan masyarakatnya cocok,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini di Jakarta.

Saat bekerja di kebun sawit muncul kembanggaan dalam diri Kamsen, apalagi bekerja di kebun lebih banyak menanam ketimbang merusak. “Bekerja di kebun lebih banyak sukanya, saya memiliki kebanggaan lantaran saya lebih banyak mengembangkan kebun sawit, seperti memiliki kepuasan tersendiri,” katanya bercerita.

Kini sudah hampir lebih dari 32 tahun dirinya  bergelut di sektor perkebunan kelapa sawit, berbagai perusahaan perkebunan pernah merasakan tangan dinginnya, berbagai posisi pun pernah pula dilakoninya, hingga kini akhirnya berlabuh di BGA Group.

Banyak cerita yang terkadang tidak bisa dilupakan saat bekerja di sektor perkebunan, demikian juga Kamsen, yang pernah harus berurusan dengan masyarakat akibat salah paham atau harus menolong pekerja kebun yang terkena musibah.

. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img