img

Membangkitan Kembali Asa Petani yang Redup

Berita Lintas | 26 September 2017 , 06:36 WIB | Read : 1061 | Administrator
img
Kepala Desa Sungai Melayu Periode 2001-2013, Budi Wahono

InfoSAWIT, SUNGAI MELAYU - Dua dasawarsa lalu, Budi Wahono (57) asal Jogjakarta telah memutuskan untuk bergabung menjadi petani PIR-Trans. Kendati terbilang keputusan ini sedikit terlambat lantaran sudah masuk gelombang kedua, tidak menghentikan langkahnya.

Tahun 1996 Budi Wahono pun berangkat ke Kalimantan Barat, beserta 70 KK lainnya dengan menggunakan perahu layar. “Akhirnya tahun 1996 saya memutuskan ikut PIR-Trans penempatan di Kalimantan Barat ini,” katanya kepada InfoSAWIT belum lama ini di Sungai Melayu.

Selepas dua hari menempati wilayah PIR-Trans, Budi Wahono langsung dipercaya menjadi Pjs Kepala Desa Sungai Melayu. “Baru dua hari tinggal 0rang-orang langsung milih saya jadi Pjs Kepala Desa dan itu terjadi selama 3 tahun, lantas tahun 2001 resmi menjadi Kepala Desa Sungai Melayu sampai 2013,” cerita Budi.

Disaat periode kepemimpinanya itulah masalah juga terjadi lantaran perusahaan sawit Benua Indah Group (BIG), sebagai mitra petani menghadapi kendala keuangan. Tepatnya akhir Agustus perusahaan koleps. Tutur Budi, hampir seluruh petani plasma BIG yang terdapat di 16 Desa tidak memperoleh gaji. “Saat itu kami cari hidup masing-masing, kerja serabutan, pernah juga jual TBS dengan harga Rp 300/kg ke pabrik tedekat, gak ada sisa,” katanya.

Hampir delapan tahun kondisi itu dilakoni sebagian besar masyarakat Sungai Melayu yang memiliki kebun plasma. Akhirnya tatkala ada kabar aset milik BIG di beli Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group, lewat lelang, kembali memberikan angin segar bagi masyarakat untuk kembali bangkit. “Saat ini pendapatan petani berangsur membaik, pengelolaan kebun sawit milik petani juga diperbaiki,” katanya.

Tidak itu saja, dengan adanya kerjasama pola inti-plasma yang kembali dibangun dengan BGA, tutur Budi, bakal memangkas tingkat pencurian, dan masyarakat pun bisa bekerja di perusahaan. “Pastinya keuntungan petani semakin besar,” tandas Budi. (T2)

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img