img

Pendapatan Tertinggi Indofood Dari Sektor Agribisnis Sawit

Berita Lintas | 10 November 2017 , 06:30 WIB | Read : 1047 | Administrator
img

InfoSAWIT, JAKARTA - Kinerja PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dalam sembilan bulan pertama tahun ini cenderung stagnan. Walau pendapatan perusahaan ini tumbuh 6,5% menjadi Rp 53,12 triliun, laba bersih INDF hanya terkerek 1,2% dari Rp 3,24 triliun menjadi Rp 3,28 triliun.

Lini bisnis produk konsumer masih jadi kontributor utama bagi pendapatan INDF. Tapi, pertumbuhan pendapatan tertinggi justru dicetak oleh bisnis agribisnis. Pendapatan segmen bisnis ini naik 18,44% jadi Rp 12,14 triliun.

Analis Indopremier Sekuritas Kevin Rusli mengatakan, pertumbuhan lini usaha agribisnis ini terjadi karena pertumbuhan volume dan average selling price (ASP) yang lebih tinggi pada penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). INDF saat ini punya anak usaha di bidang perkebunan, yakni PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Volume penjualan CPO SIMP, misalnya, naik 11,41% dari 587.000 ton jadi 654.000 ton September lalu. "Penyebab utama kenaikan ini adalah pemulihan produksi setelah Badai El Nino," papar Kevin dalam risetnya, seperti ditulis Kontan.

Segmen agribisnis masih berpotensi mencetak pertumbuhan pendapatan tinggi. Sebab, volume penjualan CPO akan terus tumbuh hingga akhir tahun ini. Apalagi, secara historis, puncak penjualan CPO biasanya terjadi di tiga bulan terakhir tiap tahun.

Melesatnya segmen agribisnis bisa menutupi pelemahan di segmen produk konsumer. Asal tahu saja, dibandingkan setahun lalu, bisnis konsumer hanya mencatatkan kenaikan laba operasi sekitar 4,3%. (T3)

 

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img