img

Pencegahan Kebakaran, Regulasi di Indonesia Masih Bersifat Represif

Berita Utama | 13 November 2017 , 06:09 WIB | Read : 1047 | Administrator
img
Latihan Penanganan Kebakaran di Kebun Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Sampai saat ini muatan hukum yang ada di Indonesia masih terkesan bersifat represif, ini bisa terlihat dari Undang-Undang (UU) sampai Peraturan Daerah (Perda) yang telah diterbitkan. Kelemahan dari penerbitan model regulasi represif biasanya penerapannya bisa dilakukan saat kejadian yang bersifat delik hukum muncul.

Demikian pula sanksi, baru bisa diterapkan jika kejadian yang memiliki delik hukum itu muncul, sehingga pada akhirnya penegakan hukum yang dilakukan dalam tataran implemantasi tidak menimbulkan efek jera.

Kata Dekan Fakuktas Hukum Universitas Jambi, Helmi, guna membuat efek jera maka direkomendasikan untuk menerbitlan peraturan hukum yang sifatnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, jangan kemudian pendekatannya bila ada asap baru dilakukan penanganan hukum. “Termasuk kedepan penanganan kebakaran lahan perlu dilakukan kesadaran dan keteladanan, yang dilakukan semua pihak,” katanya kepada InfoSAWIT.

Lebib lanjut kata Helmi, kerjasama juga semestinya tidak hanya dilakukan pada level provinsi, tetapi juga dilakukan sampai pada tingkat desa, yang menjadi daerah rawan kebakaran. “Lantas bukan hanya masyarakat, perusahaan juga melakukan hal yang sama. Sebab itu perlu ada kerjasama yang terpadu,” tandas dia. (T2)

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img