img

Areal Konservasi di Kebun Sawit Butuh Payung Hukum

Berita Lintas | 17 November 2017 , 06:28 WIB | Read : 1067 | Administrator
img

InfoSAWIT, JAKARTA - Tercatat sudah banyak kegiatan perlindungan lingkungan bagi areal-areal yang memiliki Nilai Konservasi Tinggi (NKT) yang dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat. Hanya saja perlindungan NKT ini belum dilengkapi dengan payung hukum, alhasil areal konservasi itu rawan diambil alih pemerintah daerah atau masyarakat. 

“Perusahaan sawit sudah membuka banyak lahan konservasi, dan saat ini butuh payung hukum lantaran lahan tersebut rawan diambil pemerintah daerah serta diberikan ke perusahaan lain atau lahan konservasi itu dimasuki masyarakat,” kata Desi Kusumadewi yang kala itu masih menjabat sebagai Manager Kelapa Sawit dan Lanskap IDH.

Payung hukum bagi areal konservasi ini cukup dibutuhkan dilapangan, lantaran areal konservasi menjadi areal open akses bagi siapa saja yang hendak menggunakan lahan tersebut. Sebab itu tutur Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Barat, Marcel, dengan KEE menjadi salah satu cara yang sangat baik dalam melindungi areal konservasi itu. “KEE itu hampir seluruh stakehokder dilibatkan termasuk LSM,” kata Marcel kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Sementara dikatakan Bernardi dari PT Pasific Agro Sentosa, payung hukum untuk areal konservasi sangat dibutuhkan, lantaran dikhawatirkan investasi lingkungan yang sudah dilakukan perusahaan akan menjadi sia-sia tatkala Pemerintah Daerah memberikan ijin lokasi di wilayah areal tersebut. “Kerja keras kami melindungi lingkungan nanti hanya menjadi sia-sia belaka,” katanya.

Saat ini tercatat PT Pasific Agro Sentosa, yang merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional, telah melakukan assesment dan sepakat menyisihkan lahan seluas 10 ribu ha untuk dijadikan areal konservasi, yang dilakukan semenjak 2012 lalu. Sementara itu regulasi KEE juga kabarnya masih dalam proses pengesahan di Kementerian LHK, jika saja regulasi ini muncul, maka perlindungan lingkungan diharapkan menjadi lebih pasti. (T2)

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img