img

40% Ekonomi Kabupetan Paser Tergantung Sawit

Berita Utama | 07 December 2017 , 06:17 WIB | Read : 143 | Administrator
img

InfoSAWIT TANA PASER - Luas wilayah Kabupaten Paser memiliki 10 kecamatan, 5 kelurahan, dan 139 desa. Hampir 40 persen perekonomiannya bergantung dengan komoditas perkebunan kelapa sawit. Namun, keberadaan komoditas ini tidak selalu membawa angin segar untuk masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Paser Bahriansyah. Dia mengatakan, setiap hari selalu ada warga yang menanam kelapa sawit. "Pasti ada, tapi untuk cakupan berapa luasnya tidak bisa terdata," ujarnya seperti ditulis Prokal, belum lama ini.

Kelapa sawit yang sudah menjadi tulang punggung warga Paser memberi dampak baik. Di antaranya, mengurangi pengangguran dengan mempekerjakan buruh setelah dibukanya lahan. Selain itu, jalan desa terbuka secara gratis dari si pemilik lahan dan pemerintah bisa mengurangi jatah beras miskin (raskin) kepada warga sekitar area perkebunan karena warga tersebut sudah mampu tanpa harus diberi bantuan.

Bahriansyah menyebut, sawit juga memiliki nilai minus karena merupakan sumber daya yang bisa diperbarui. Banyak warga hanya mengandalkan sawit untuk pendapatannya. Sementara itu, ketika harga pasaran minyak mentah menurun, imbasnya terasa ke seluruh lapisan pelaku. Mulai buruh kebun, tukang dodos sampai perusahaan/pabrik yang mengolah hasil minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Melihat ketergantungan Paser terhadap sawit, dia menyayangkan tidak ada produk lain yang bisa dihasilkan daerah. Seluruh hasil TBS milik warga maupun perusahaan sampai menjadi CPO, hasilnya dimanfaatkan untuk kebutuhan pabrik di luar Paser. (T3)

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store.

InfoSAWIT Store click here

Daftarkan email anda untuk mendapatkan berita infosawit terbaru.



Berita Terkait

Popular Post

img