img

Berita infosawit

15 September 2017 , 06:15 WIB
Kencana Agri Limited Tambah Modal Anak Usaha
15 September 2017 , 06:15 WIB
India Masih Butuh CPO Indonesia
14 September 2017 , 06:21 WIB
Meningkatkan Produktivitas Petani Melalui Kemitraan.
14 September 2017 , 06:17 WIB
Kebijakan Baru Areal Karbon Stok Tinggi di Kaltim
14 September 2017 , 06:17 WIB
Di Kotim “Kencing” CPO Makin Menjadi
13 September 2017 , 06:04 WIB
POIC Kerjasama Dengan 4 Perusahaan China
13 September 2017 , 06:04 WIB
Konflik Perkebunan di Amazon Didorong Konsultasi dengan Masyarakat
12 September 2017 , 06:13 WIB
Dua Tahun Umur BPDP-KS, Masih Banyak PR nya!
12 September 2017 , 06:12 WIB
Perda No 5/2015 Diusulkan Direvisi
11 September 2017 , 06:11 WIB
Perdagangan Intra-ASEAN Ditarget Naik dan Kerjasama Sawit Dengan Malaysia
11 September 2017 , 06:10 WIB
Anggaran Dinas Perkebunan Berau Belum Sesuai
10 September 2017 , 06:22 WIB
Berlimpah SDA, Kalteng Didorong Bangun Industri Hilir
09 September 2017 , 06:29 WIB
Pro Kontra Dasar Kerusakan Gambut, Dorong Penelitian Bersama
08 September 2017 , 06:22 WIB
19 Produsen Terima Kontrak Pengadaan Biodiesel
08 September 2017 , 06:21 WIB
Stok Melimpah, Harga CPO Melorot
08 September 2017 , 06:11 WIB
Di Kampar Diduga Ada Perusahaan Langgar UU Tapi Dapat ISPO

InfoSAWIT, BANGKINANGSejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kampar, Provinsi Riau, dinilai telah melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. Salah satunya, perusahaan perkebunan seperti menanam 100 meter dari kiri kanan sungai besar, dan  50 meter kiri kanan tepi anak sungai. "Saya mengendus adanya permainan atas rekomendasi yang dikeluarkan dinas atau instansi untuk mendapatkan sertifikasi ISPO di Kabupaten Kampar," tutur Bupati, sebagaimana dikatan Ketua DPP LIRA, Ali H belum lama ini di Bangkinang.

07 September 2017 , 06:50 WIB
Apkasindo - BPDKS Adakan Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit
07 September 2017 , 06:50 WIB
Ada Titik Api, Komitmen Pelaku Usaha Di Jambi Dipertanyakan
07 September 2017 , 06:49 WIB
Harga TBS Riau Naik Tipis Rp 17/Kg
07 September 2017 , 06:48 WIB
Petani di Siak Didorong Terapkan Praktik Lestari
img