1.000 Petani Sawit Anggota SPKS Didorong Terapkan Skim ISPO & RSPO di 2023

oleh -1027 Dilihat
infosawit
Dok. SPKS

InfoSAWIT, JAKARTA – Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto mengatakan bahwa sertifikasi di anggota SPKS merupakan komitmen mendukung pencapaian sertifikasi sawit berkelanjutan di Indonesia yang di wajibkan oleh pemerintah Indonesia sesuai dengan  Perpres No. 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia dan Permentan No. 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO)

“Anggota SPKS sekarang ada sekitar 72 ribu yang tersebar di sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, kami mulai persiapakan kearah sertifikasi ISPO ini sebagai komitmen nyata kami mendukung kebijakan pemerintah,” kata Darto dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (26/9/2022)

selain itu, kata Darto, sertifikasi menjadi salah satu startegi dalam mentrasformasikan petani sawit anggota kami untuk masuk dalam standar pasar minyak sawit dunia. “Target kami pada tahun 2023 akan ada 1.000 petani sawit anggota di dorong masuk dalam sertifikasi baik itu ISPO maupun RSPO, saat ini sudah ada anggota kami di Riau yang tersertifikasi RSPO,” katanya.

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Anggota SPKS di Kalbar Lakukan Audit Sertifikasi ISPO

Darto berharap, bakal ada insentif yang didapatkan oleh petani sawit setelah mendatkan sertifikasi ISPO, baik itu dari pemerintah maupun dari pasar, karena  kami lihat keberlangsungan sertifikasi ISPO bergantung di koperasinya sehingga dukungan itu sangat dibutuhkan. “Perusahaan sawit juga harus mempriotitaskan bahan baku dari petani yang tersertifikasi ISPO dan bisa memberikan harga yang bagus,” ungkap Darto.

Sebelumnya,anggota Serikat petani Kelapa Sawit (SPKS) di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat melakukan audit sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Petani sawit swadaya ini tergabung dalam Koperasi Persada Engkesik Lestari berlokasi di Desa Engkesik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kab. Sekadau, mencakup  sekitar 200 anggota dengan luas lahan 300 hektar.

BACA JUGA: Regulasi Penetapan Harga TBS Sawit Bakal Direvisi, Tapi Tidak Buru-Buru

Ketua SPKS Kab. Sekadau Bernadus Mohtar mengungkapkan, sertifikasi yang di lakukan di Koperasi Persada Engkesik Lestari sekadau langsung dilakukan untuk 2 skim sertifikasi sekaligus yakni ISPO dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.