SPKS Bersama Oxfam dan Pemkab Konawe Utara Dorong Rencana Aksi Sawit Berkelanjutan

oleh -1213 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Situasi Dialog Multipihak terkait Rencana Aksi Sawit Berkelanjutan yang diinisiasi SPKS, Oxfam dan Komunitas Teras bersama Pemkab Konawe Utara pada awal Maret 2024.

InfoSAWIT, KONAWE UTARA – Dorongan global agar kelapa sawit bisa diproduksi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab, kini makin  meningkatkan kesadaran berbagai pemangku kepentingan – produsen kelapa  sawit, pengolah atau  pedagang minyak sawit, produsen, bank  dan  investor,  organisasi konservasi  lingkungan dan  organisasi sosial  atau  pembangunan. Tren  ini juga  sejalan  dengan komitmen Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), di mana  salah satu  capaiannya yakni memastikan “konsumsi  dan produksi yang bertanggung jawab” sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs ke 12.

Sebagai produsen utama kelapa  sawit, Indonesia diharapkan untuk  meningkatkan standar sosial  dan keberlanjutan  lingkungan.  Hal  ini  penting  untuk   memastikan  rantai   nilai  kelapa   sawit   mampu berkontribusi  bagi   pembangunan  berkelanjutan,  menyelesaikan  tantangan  kontemporer  produksi kelapa   sawit   yang   masih   menyisahkan  masalah  deforestasi,  dan   praktik   yang   dianggap  belum berkelanjutan di sepanjang rantai  pasokan yang  berdampak bagi  penghidupan masyarakat khususnya petani  kecil.


Sebab itu Oxfam  di  Indonesia,  Komunitas  TERAS,  Serikat  Petani   Kelapa  Sawit  (SPKS)  memahami  pentingnya kerjasama  antar   aktor/pihak  untuk  bersama-sama mempromosikan  rantai  nilai  yang  berkelanjutan, terutama peran  organisasi masyarakat sipil (CSO) yang dapat menjadi  jembatan bagi kepentingan publik dan aktor kunci dalam rantai nilai tersebut. Hal ini juga tercermin pada Tujuan 17 TPB: “Kemitraan untuk Tujuan” yang membutuhkan inisiatif multipihak  untuk menghasilkan transformasi yang signifikan. Membangun kerjasama multi  pihak  akan  sangat membantu dalam  menyelesaikan isu yang  kompleks dalam  industri  kelapa  sawit karena  keterlibatan berbagai aktor.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 0,52 Persen Pada Jumat (8/3), Harga CPO Mingguan Naik 2,35 Persen

Melalui kolaborasi antar  pemangku kepentingan, Oxfam di Indonesia, Komunitas TERAS, dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) saat  ini sedang bekerja  di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi bersama  ini  bertujuan  untuk   menciptakan  ruang   kebijakan   untuk   mendorong  rantai   nilai  yang berkelanjutan dan  inklusif dalam  industri  kelapa  sawit yang  dapat memberi manfaat bagi  petani  kecil, perempuan dan pemuda, masyarakat, pabrik, perusahaan perkebunan, investor  dalam  skala besar.

Upaya  ini  sangat  sejalan   dengan  inisiatif  Pemerintah  dalam   Rencana   Aksi Nasional   Kelapa  Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) yang  diamanatkan melalui  Instruksi Presiden (Inpres) Nomor  6 Tahun  2019. RAN KSB terdiri  dari lima komponen; pertama, penguatan data,  koordinasi dan  infrastruktur; kedua, peningkatan kapasitas dan  kapabilitas petani; ketiga, pengelolaan dan  pemantauan lingkungan hidup; keempat, perbaikan tata kelola dan penyelesaian sengketa; serta  kelima, percepatan implementasi sertifikasi ISPO (UNDP SPOI; 2022). Rencana  aksi ini perlu  upaya  percepatan dengan mendorong rencana aksi daerah (RAD KSB) di tingkat daerah/provinsi, khususnya di kabupaten Konawe Utara, tempat dimana  program tersebut dilaksanakan.

Diungkapkan Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Sabarudin, keberadaan forum multi pihak ini, diharapkan menjadi bagian dari pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Pentingnya pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Konawe Utara ini, dapat terus berkesinambungan.

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Anggota SPKS Turut Meriahkan Semarak UKMK Sawit di Medan 

“Upaya daerah dalam melakukan rencana aksi pembangunan daerah, dapat menjadi kelanjutan dari rencana aksi Nasional kelapa sawit berkelanjutan”, kata Sabarudin menjelaskan kepada InfoSAWIT belum lama ini.

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com