Koperasi Berkat Bunga Damai Cotgirek Aceh Utara Petakan 1.550 ha Lahan Petani Sawit Swadaya 

oleh -2063 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Ketua Koperasi Berkat Bunga Damai Cotgirek Aceh Utara, Abubakar AR.

InfoSAWIT, ACEH UTARA – Koperasi Berkat Bunga Damai Cotgirek Aceh Utara mengumumkan pencapaian penting dalam upaya mendorong keberlanjutan dalam industri kelapa sawit. Mereka telah menyelesaikan pemetaan kebun petani kelapa sawit milik petani sawit swadaya seluas 1.550 hektar dengan melibatkan 500 petani terdaftar, pada Jumat, 22/3/2024).

Langkah ini bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap standar RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) dan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 44 Tahun 2025 tentang sertifikasi ISPO untuk kebun kelapa sawit.


Ketua Koperasi Berkat Bunga Damai Cotgirek Aceh Utara, Abubakar AR menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yang sedang berlangsung, bukan hanya sekadar pengajuan awal. Mereka telah menetapkan jadwal untuk audit terakhir pada akhir September 2024. Program RSPO dan ISPO ini diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi para petani sawit swadaya, dengan kemungkinan mendapatkan kredit insentif dan hibah. Sebagian dari hibah tersebut rencananya akan dialokasikan untuk membeli pupuk, sebagai salah satu kebutuhan utama para petani.

BACA JUGA: Layaknya di Sawit, Wilmar Padi pun Perkuat Kemitraan Dengan Petani

Abubakar AR juga menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan kebun milik petani. Dia optimis bahwa koperasinya akan mendapatkan dana hibah dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) melalui Ditjenbun Kementerian Pertanian RI. “Proses pengajuan telah dilakukan secara online melalui SAPRAS BPDPKS, dan mereka yakin akan mendapatkan bantuan tersebut,” katanya kepada InfoSAWIT, Minggu (24/3/2024).

Lebih lanjut, Abubakar AR menjelaskan, bahwa koperasi mereka sedang menunggu revisi peraturan Mentan yang sedang berlangsung. Mereka yakin bahwa koperasi mereka telah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam peraturan tersebut.

Dengan infrastruktur dan sumber daya manusia yang telah tersedia, termasuk manajerial dan operator PKS (Pabrik Kelapa Sawit), koperasi ini siap untuk mengelola pabrik minyak kelapa sawit menjadi satu paket yang terintegrasi.

BACA JUGA: Kemenko Polhukam Pimpin Koordinasi Penegakan Aturan Pengelolaan Perkebunan Sawit di Riau

Dalam upaya untuk memastikan kelancaran proses, Abubakar AR secara rutin mengunjungi instansi terkait, seperti Ditjenbun, untuk membahas langkah-langkah selanjutnya. Mereka juga akan melakukan kegiatan turun lapangan setelah perayaan Idul Fitri untuk melakukan studi kelayakan dan analisis dampak lingkungan (AMDL), dengan dukungan lembaga pembangunan internasional seperti USAID Segar. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com