Musim Mas Umumkan Keberhasilan Program Training for Smallholders, Untuk Petani Sawit Swadaya

oleh -611 Dilihat
infosawit
Dok, InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Guna mendukung penerapan praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan hingga ke tingkat tapak, salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia yang terintegrasi, Musim Mas, telah mendirikan program keberlanjutan untuk pekebun sawit swadaya. Program ini bertujuan untuk melindungi lingkungan sekaligus sebagai upaya dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat khususnya Pekebun Swadaya.

Guna menjangkau lebih banyak pekebun swadaya di Indonesia, Musim Mas mengembangkan program pekebun swadaya melalui Program Training for Smallholders. Diungkapkan Direktur Sustainability Musim Mas, Olivier Tichit, pada dasarnya program ini untuk mendorong petani sawit swadaya untuk berkembang menjadi petani pengusaha yang lebih produktif.

BACA JUGA:

26 Petani Sawit Swadaya Ikut Sekolah Lapangan, Belajar Praktik Sawit Berkelanjutan

Melalui pemberian pelatihan tentang praktik pertanian yang baik dan keterampilan yang mendukungnya adalah salah satu cara untuk memampukan petani meningkatkan jumlah dan kualitas hasil panen.

Tutur Olivier dalam sambutannya, Musim Mas telah bekerjasama dengan ribuan petani sawit swadaya. Petani swadaya di sini adalah petani kelapa sawit yang tidak terikat oleh kontrak atau diwajibkan untuk menjual hasil produksi mereka ke pabrik tertentu, jadi mereka sepenuhnya independen.

“Kami mendukung para petani swadaya di berbagai wilayah untuk mengadopsi praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan dan kemudian mendapatkan sertifikasi dari standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan juga standar Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO),” katanya, dalam acara webinar yang dihadiri InfoSAWIT, Rabu (21/9/2022).

BACA JUGA:

Kebijakan Uji Tuntas Uni Eropa Bisa Berdampak Positif Bagi Petani Sawit

Lebih lanjut tutur Olivier, salah satu pencapaian nyata adalah bahwa petani swadaya yang tersertifikasi RSPO sebagai pekebun berkelanjutan memperoleh pendapatan yang lebih tinggi. “Hari ini, Anda akan mendengar bagaimana sertifikasi berkelanjutan membawa perubahan besar bagi keempat asosiasi ini, yang bersama-sama telah memperoleh Rp 11 miliar dari penjualan minyak sawit bersertifikat mereka ke pembeli internasional melalui platform PalmTrace RSPO,” tandas Olivier. (T2)

Bagikan Artikel:

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.