infosawit

Hasrat Mandatori Sawit Berkelanjutan Melesat



Hasrat Mandatori Sawit Berkelanjutan Melesat

Setelah lama ditunggu, akhirnya Peraturan Presiden (Perpres) No. 44 tahun 2020 tentang Praktik Sawit Berkelanjutan terbit. Bagi Pemerintah ini adalah strategi untuk melecut perbaikan tata  kelola perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan, namun sayangnya masih banyak koreksi sana-sini.

Pada tanggal 13 Maret 2020 lalu, Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia  Nomor 44 Tahun 2020 Tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil - ISPO), resmi terbit dan ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Lantas diundangkan pada tanggal 16 Maret 2020 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasona H. Laoly, dimana kebijakan ini terdapat pada Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 75.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT, Perpres tersebut terdiri dari VII Bab dan 30 pasal. Secara umum sertifikasi ISPO dilaksanakan dengan menerapkan 7 prinsip yang meliputi, pertama, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, penerapan praktik perkebunan yang baik, kedua, pengelolaan lingkungan hidup, ketiga, sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, keempat, tanggung jawab ketenagakerjaan.

Lantas, kelima, tanggung jawab sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, keenam, penerapan transparansi dan ketujuh, peningkatan usaha secara berkelanjutan. Dimana sesuai pasal 4 point 4 mencatat, ketentuan lebih lanjut mengenai prinsip dan kriteria ISPO tersebut akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri (Permentan).

Dikatakan Kepala Sekretariat ISPO, Azis Hidayat, setelah terbitnya Perpres tersebut maka diharapkan...

Lebih Lengkap Baca Majalah InfoSAWIT Cetak Edisi April 2020


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit