infosawit

Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Sumber CPO



Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Sumber CPO

InfoSAWIT, JAKARTA - Sejatinya, perdagangan minyak sawit memang berasal dari perkebunan kelapa sawit yang tersebar luas dari Provinsi Aceh hingga Provinsi Papua di Indonesia. Luasnya lahan perkebunan kelapa sawit, juga dimiliki petani yang menguasai lebih dari 42% lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia. Keberadaan petani kelapa sawit yang tersebar luas, juga memiliki gambaran yang beragam akan kesejahteraan hidupnya.

Selama penelusuran InfoSAWIT lebih dari 12 tahun lamanya, keberadaan petani memiliki beragam cerita kehidupan yang patut mendapat apresiasi dari semua pihak. Lantaran, keberadaan petani kelapa sawit yang berjibaku mengelola lahan hingga menjadi perkebunan kelapa sawit, banyak menyisakan cerita sedih dan kebahagiaan.

Petani juga tak sendirian, dalam merintis perkebunan kelapa sawit, selalu hadir perusahaan perkebunan kelapa sawit perintis atau pionir yang selalu bersama-sama petani, membangun perkebunan kelapa sawit nasional. Hingga dewasa ini, perusahaan perkebunan selalu bermitra dengan petani kelapa sawit, guna mengelola perkebunan kelapa sawit menjadi maju dan berkembang.

Lantaran, kondisi perkebunan kelapa sawit tidak sama dengan kondisi perdagangannya, kekuatan modal tidak terlalu kuat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Perusahaan perkebunan kelapa sawit juga harus memiliki modal sosial dalam mengelola lahan perkebunan yang sebagian besar berada di daerah pelosok dan terpencil.

Selain membangun perkebunan kelapa sawit yang menjadi bisnis utamanya, perusahaan perkebunan kelapa sawit juga memiliki tugas sosial untuk membangun kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan menjadi maju dan sejahtera. Secara umum, kesejahteraan petani kelapa sawit, secara nyata akan turut serta menyejahterakan masyarakat luas sekitar perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

Meminjam peribahasa sekali mendayung, dua, tiga pulau terlampaui, begitulah alur kehidupan perkebunan kelapa sawit. Jika perusahaan bermitra dengan petani berhasil membangun perkebunan kelapa sawit di suatu daerah, maka kesejahteraan masyarakat sekitar juga akan maju dan sejahtera. Banyak contoh kita dapat lihat diberbagai daerah seperti Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi.

Kemitraan perusahaan bersama petani kelapa sawit, merupakan modal utama dalam membangun perkebunan kelapa sawit yang handal. Lantaran, berbekal kemitraan itulah, maka keterlibatan masyarakat luas akan dapat terwujud. Terlebih, peran aktif dari pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung keberadaan perkebunan kelapa sawit akan senantiasa menyejahterakan masyarakat luas.

Sebab itu, dukungan infrastruktur, regulasi dan keberpihakan pemerintah terhadap petani dan perusahaan perkebunan kelapa sawit, harus dilakukan demi kesejahteraan masyarakat luas. Sehingga kemitraan perusahaan dengan petani kelapa sawit juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah guna memajukan kesejahteraan masayarakat luas sesuai Undang-Undang Dasar 1945. (T1)

Lebih Lengkap di Editorial Majalah InfoSAWIT Cetak Edisi Juni 2020

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit