infosawit

Pelaku Sawit India Minta Dukungan Penetapan Harga Minyak Sawit yang Stabil



Pelaku Sawit India Minta Dukungan Penetapan Harga Minyak Sawit yang Stabil

InfoSAWIT, MUMBAI - Asosiasi Pengembang dan Pengolah Kelapa Sawit (OPDPA) telah meminta Pemerintah India untuk melakukan perubahan struktural dan kebijakan guna memaksimalkan potensi domestik.

Pihak asosiasi telah menyerukan mekanisme penetapan harga yang stabil untuk melindungi petani kelapa sawit dari fluktuasi harga. Mereka juga telah meminta dukungan harga minimum (MSP) untuk komoditas nabati seperti yang ditentukan oleh Komisi Biaya dan Harga Pertanian (CACP) pada 2018.

Dikutip The Hindu Business Line, paket khusus untuk wilayah Timur Laut India bakal mendukung penyediaan lahan yang luas untuk perkebunan kelapa sawit. “Pemerintah harus mempertimbangkan untuk memberikan lahan yang luas untuk tujuan ini,” kata pihak asosiasi.

Kondisi agroklimat wilayah tersebut dirasa sangat cocok untuk budidaya kelapa sawit. Wilayah ini berpotensi mencakup lebih dari dua ratus ribu hektar. Menyambut langkah pemerintah untuk mendorong produksi kelapa sawit di Timur Laut, OPDPA menyatakan bahwa wilayah tersebut berpotensi menjadi pusat kelapa sawit terbesar di India.

Terlebih hingga saat ini India masih sangat bergantung pada minyak nabati yang diimpor, dengan jumah kebutuhan impor sekitar 15 juta ton (atau hampir 68%) minyak nabati diimpor untuk memenuhi kebutuhan total minyak nabati India sebanyak 22 juta ton. Dari total 15 juta ton minyak nabati yang di impor, sekitar 9 juta ton (atau hampir 60%) adalah Impor minyak sawit. Pihak Asosiasi menilai bahwa wilayah tersebut memiliki kapasitas untuk memproduksi minyak sawit mentah senilai US$ 1 miliar. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit