infosawit

FGV Resmi Terapkan Skim Penggajian via E-Wallet



FGV Resmi Terapkan Skim Penggajian via E-Wallet

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - FGV Holdings Berhad (FGV) merintis penerapan sistem penggajian secara digital (e-wallet) bagi para pekerja perkebunan kelapa sawitnya dalam program Recruitment, Retention and Repatriation (3R).

Sistem e-wallet, yang berada di bawah inisiatif retensi program 3R, berhasil diluncurkan sejak Februari 2020 lalu di Gua Musang, Kelantan, melibatkan 1.500 pengguna terdaftar di 11 perkebunan kelapa sawit. Melalui sistem ini, FGV mampu menghemat RM 1 juta per tahun dalam hal biaya penanganan penggajian.

Pada kuartal pertama 2021, FGV berencana menerapkan sistem ini untuk seluruh sektor perkebunannya termasuk perkebunan di Sabah dan Sarawak.

Chief Executive Officer Grup Dato’ Haris Fadzilah Hassan mengungkapkan, di era digital saat ini, pihaknya terus melakukan pendekatan yang berharga dalam menyempurnakan operasi melalui teknologi yang berkembang. “Sebagai tulang punggung operasi kami, kami berusaha untuk meningkatkan tunjangan pekerja kami sejalan dengan peraturan internasional tentang praktik ketenagakerjaan,” katanya dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT.

Penerapan skim penggajian via E-Wallet memanfaatkan aplikasi seluler Merchantrade Money di bawah Merchantrade Asia Sdn Bhd, pekerja perkebunan FGV diberikan kartu Visa prabayar dan akun e-wallet individu, yang dapat diakses dengan mudah melalui ponsel mereka. Ini memungkinkan pekerja untuk melakukan transaksi non-tunai, melakukan pengiriman uang kepada anggota keluarga mereka di negara asal, membeli prabayar seluler, dan menarik uang tunai di semua mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan pedagang terdaftar.

Pekerja juga dapat membeli bahan makanan di mini market FGV yang ditunjuk serta pasar lokal tertentu, yang ditunjuk sebagai merchant FGV dalam program cashless (tanpa cash) ini.

“Sebagai perusahaan berwawasan ke depan, kami percaya bahwa e-wallet adalah solusi keuangan holistik bagi pekerja kami untuk merasakan kemudahan penting dalam kehidupan sehari-hari dan transaksi sehari-hari. Ini juga sejalan dengan gerakan bangsa menuju cashless society,”  tutur Haris Fadzilah.

FGV menyediakan bantuan pendaftaran dompet elektronik untuk pekerja perkebunannya, dan lebih banyak fungsi akan dikembangkan secara bertahap termasuk kehadiran elektronik, keluhan elektronik dan pembelajaran elektronik.

Sementara langkah-langkah berkelanjutan sedang dilakukan untuk memastikan praktik ketenagakerjaan yang adil, FGV juga menggandakan upayanya dalam mempekerjakan lebih banyak penduduk lokal untuk tenaga kerja perkebunannya dengan menawarkan pelatihan dan paket-paket menarik.

“Kami berharap dapat menarik lebih banyak pekerja lokal untuk bekerja bersama kami sejalan dengan tujuan kami untuk mengurangi 10% dari total 32.000 pekerja asing yang bekerja di FGV,” tandas Haris Fadzilah. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit