infosawit

4 Strategi Pemerintah Indonesia Dukung Minyak Sawit



4 Strategi Pemerintah Indonesia Dukung Minyak Sawit

Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Maaruf Amin, pada pembukaan Konferensi GAPKI 2019 yang lalu,  telah menyatakan dukungan Pemerintah Indonesia terhadap pengembangan industri minyak sawit dan turunannya. Sektor perkebunan kelapa sawit sebagai industri hulu minyak sawit, telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pembangunan nasional. Umumnya, keberadaan perkebunan kelapa sawit yang berada di daerah pelosok dan terpencil, namun mampu mendorong wilayahnya untuk berkembang.

Berbagai provinsi di Indonesia yang memiliki perkebunan kelapa sawit besar, secara nyata telah berkembang menjadi daerah-daerah maju. Provinsi Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat, secara nyata telah berkembang dan menjadi maju. Kelapa sawit telah memiliki kontribusi besar, bagi ekonomi masyarakat di Indonesia.

Menindaklanjuti pesan Presiden Jokowi tahun lalu, KH Maaruf Amin juga menegaskan kembali 5 pesan yang telah disampaikan, yaitu memaksimalkan kemajuan teknologi, peremajaan perkebunan sawit rakyat, perluasan pasar ekspor, hilirisasi dan implementasi program biodiesel sawit. Wakil Presiden RI ini, menyampaikan harapan dan dorongannya kepada sektor minyak sawit :

Pertama, pengembangan perkebunan kelapa sawit lebih difokuskan kepada peningkatan produktivitas lahan dan daya saing. Kementerian Pertanian harus segera merealisasikan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan dukungan pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Target yang harus dicapai tahun ini, seluas 185 ribu ha, apabila ada hambatan harus diselesaikan.

 


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit