infosawit

Perusahaan Sawit BGA Group Ajak Karyawan Peduli Budaya dan Adat Dayak



Perusahaan Sawit BGA Group Ajak Karyawan Peduli Budaya dan Adat Dayak

InfoSAWIT, KALTENG – Beroperasinya perusahaan perkebunan kelapa sawit kerap berlokasi di remote area, dimana wilayah tersebut masih banyak menyimpan adat istiadat daerah dengan baik. Sebab itu kearifan lokal mesti tetap dijaga. Lantaran beroperasi di wilayah yang masih memegang adat yang kuat, maka itu salah satu perkebunan kelapa sawit nasional Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group ikut mendukung dan berpartisipasi dalam melestarikan serta mensosialisasikan kearifan lokal tersebut kepada karyawan.

“Kami ingin karyawan BGA Group memahami dan dapat menempatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat yang sangat menghormati kearifan lokal,” kata Head Corporate Affair BGA Kalteng, Iwan Kusnandar, belum lama ini di Kalteng.

Lebih lanjut tutur Iwan, menyitir peribahasa, “Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” maka penghormatan dan pelestarian budaya lokal mesti dilakukan. BGA Group Kalteng bersama anak perusahaannya, menyelenggarakan penyuluhan kepada seluruh karyawan mengenai kearifan lokal, khususnya budaya dan adat istiadat Dayak. Kegiatan penyuluhan itu bekerjasama dengan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng.

Kegiatan ini dilakukan secara online dan serentak dilaksanakan di seluruh anak perusahaan BGA yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat. “Penyuluhan diadakan secara online kepada seluruh karyawan atau staf BGA dengan narasumber dari pihak DAD,” jelasnya.

Penyuluhan tentang kearifan atau masyarakat adat itu dilaksanakan di dua wilayah di operasional BGA Kalteng. Pertama di Kecamatan Antang Kalang dan Kecamatan Telaga Antang. Kedua, dilaksanakan di Kecamatan Cempaga Hulu, Kab. Kotawaringin Timur, Kalteng. “Dimana peserta penyuluhan ini adalah manajemen dan staf yang berada di Kantor Jakarta,” ungkap Iwan dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Sementara itu diungkapkan Direktur CA & Partership BGA Group, Priyanto PS, BGA Group mempunyai kebun plasma terbesar di Kalteng dan Kalbar. Kebun plasma itu diharapkan menjadi sumbangsih perusahaan dalam membangun bangsa dan Negara, khususnya kepada masyarakat lokal sekitar kebun.

“Dalam perkembangannya, masalah dalam pembangunan kebun plasma sangat dinamis. Diharapkan DAD Kalteng dapat memberikan gambaran dan bimbingan kepada karyawan BGA. Sehingga bisa antisipasi dan meredam apabila terjadi konflik sosial,” ujar Priyanto.

Sementara dalam kegiatan tersebut dari DAD Kalteng dan Kotim memberikan materi antara lain tentang struktur dan tugas peranan DAD. Selain itu tentang filosofi Huma Betang, konsep keharmonisan hingga penyelesaian sengketa perkebunan. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit