infosawit

5 Koperasi Sawit Mitra DSNG Peroleh Pinjaman Rp 202 Miliar Dari Bank Mandiri



5 Koperasi Sawit Mitra DSNG Peroleh Pinjaman Rp 202 Miliar Dari Bank Mandiri

InfoSAWIT, JAKARTA – Sebanyak lima koperasi sawit kemitraan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (“Perseroan”, “DSNG”) memperoleh pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) senilai Rp 202 miliar untuk pembiayaan ulang atau refinancing atas pengembangan perkebunan kelapa sawit masyarakat yang berkelanjutan di Muara Wahau, Kalimantan Timur, dengan tenor 5 tahun dan suku bunga sekitar 9,5% per tahun

Kelima koperasi kemitraan tersebut adalah Koperasi Min Sun Lekut, Koperasi Gerdabang Agri Center, Koperasi Harapan Baru, Koperasi Sawitan Surya dan Koperasi Usaha Baru. Total area perkebunan kelapa sawit milik koperasi tersebut mencapai 2.600 hektar yang berlokasi di sekitar area perkebunan Perseroan di Muara Wahau, Kalimantan Timur.

Dikatakan Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, pinjaman Bank Mandiri kepada koperasi mitra kelapa sawit tersebut merupakan pinjaman langsung dari Bank Mandiri kepada pihak koperasi, di mana Anak Perusahaan Perseroan selaku perusahaan inti dari koperasi mitra tersebut hanya bertindak sebagai avalis.

“Pinjaman kepada koperasi kemitraan tersebut menunjukkan adanya kepercayaan dari pihak perbankan nasional dengan sistem kemitraan yang dijalankan Perseroan bersama masyarakat yang dilandaskan pada kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut tutur Andrianto Oetomo, sejak awal berdiri Perseroan telah menjalankan penuh pengembangan sekaligus pendanaan skema perkebunan sawit rakyat yang melibatkan petani kecil di sekitar wilayah operasi dengan mengikuti standar operasi dan prosedur yang sama dengan perkebunan inti agar para petani dapat mengelola kebun sesuai dengan standar dan memperoleh sertifikasi minyak sawit yang telah ditetapkan.

Hingga 30 Juni 2020, jumlah lahan tertanam Perseroan mencapai 112.450 hektar, dengan luas perkebunan plasma mencapai 27.884 hektar atau sekitar 33% dibandingkan kebun inti. Jumlah koperasi yang terlibat dalam rantai pasok Perseroan sampai akhir 2019 mencapai 57 koperasi. Akhir tahun 2019, jumlah produksi TBS Perseroan mencapai 2,2 juta ton, di mana jumlah pasok TBS dari kebun plasma mencapai 339.400 tons.

“Kami memiliki komitmen untuk melibatkan masyarakat dalam mata rantai usaha industri kelapa sawit yang kami jalankan sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, dengan memampukan dan memberdayakan petani kecil di sekitar area perkebunan,” tandas dia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit