infosawit

Sawit Belum Mampu Kerek Ekonomi Kalbar



Sawit Belum Mampu Kerek Ekonomi Kalbar

InfoSAWIT, JAKARTA - Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan predikat luas lahan perkebunan kelapa sawit ketiga terbesar di Indonesia, namun dengan tingkat kemiskinan tertinggi di pulau Kalimantan.

Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan, Muhammad Teguh Surya, mengungkapkan, perluasan wilayah perkebunan sawit di Kalimantan Barat selama ini ternyata tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi lokal. Sehingga selayaknya pemerintah daerah memberikan fokus pada penyeimbangan jenis komoditas di suatu wilayah.

“Harapannya, komoditas perkebunan lainnya dapat turut bersaing sebagai kontributor perekonomian daerah sehingga daerah dapat lebih tahan menghadapi kondisi ekonomi yang bergejolak. Menggantungkan ketahanan ekonomi hanya pada satu komoditas unggulan seperti sawit tentu bukan hal yang bijak saat ini,” ujarnya dalam Diskusi Online “Masa Depan Kalimantan Barat di Era Sawit” pada awal April 2020 lalu diikuti InfoSAWIT.

Sementera diungkapkan, Peneliti Muda Yayasan Madani Berkelanjutan, Erlangga, saat ini, luasan area sawit tertanam di Kalimantan Barat masih didominasi oleh perkebunan swasta. Dimana lahan sawit perkebunan swasta mencapai 1,09 juta hektare sementara luas perkebunan rakyat hanya 413 ribu hektare dan perkebunan negara sejumlah 56,7 ribu hektare. (T2)

Lebih lengkap baca Majalah infoSAWIT Cetak Edisi Juli 2020


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit