infosawit

Perusahaan Sawit Malaysia, FGV Investasikan RM 350 Juta untuk Perumahan Pekerja Sawit



Perusahaan Sawit Malaysia, FGV Investasikan RM 350 Juta untuk Perumahan Pekerja Sawit

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memenuhi hak-hak pekerja atas perumahan yang layak, salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berbasis di Malaysia,  FGV, telah menginvestasikan sekitar RM 350 juta, selama tiga tahun terakhir, untuk membangun dan meningkatkan fasilitas perumahan bagi pekerja sawit nya secara nasional.

Perusahaan telah menyelesaikan 27 proyek di wilayah Kuantan, Bera, Muadzam, Temerloh dan Kuala Lipis di Pahang; Semaring di Terengganu; Gua Musang di Kelantan; Trolak di Perak, Serting di Negeri Sembilan, Sampadi dan Miri di Sarawak serta Sahabat dan Kalabakan di Sabah. Lantas masih ada lima proyek yang sedang berjalan, yang diharapkan selesai akhir tahun.

Chief Executive Officer Grup, Dato 'Haris Fadzilah Hassan mengungkapkan, proyek perumahan pekerja tersebut berjalan sesuai rencana meskipun ada sedikit penundaan karena Perintah Pengendalian Gerakan. “Agenda ini tetap menjadi prioritas utama meskipun tantangan yang kami hadapi dalam banyak aspek,” katanya dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut tutur Dato 'Haris Fadzilah Hassan, pihaknya menyadari bahwa pekerja perkebunan adalah tulang punggung perusahaan, sebab itu FGV telah sepakat mengambil langkah konkret selama beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan fasilitas di perkebunan.

FGV mengoperasikan 197 perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Semenanjung, Sabah, Sarawak dan Indonesia terutama di bawah FGV Plantation (Malaysia) Sdn Bhd. FGV juga memiliki perusahaan perkebunan lain termasuk Pontian United Plantation di Sabah dan Asian Plantations Limited di Sarawak.

Selain rumah, FGV juga membangun komunitas dan mushola, areal rekreasi, toko serba ada dan berbagai fasilitas untuk kepentingan pekerjanya. Di Sabah, FGV bekerjasama dengan KBRI mendirikan Community Learning Center (CLC) agar anak-anak para pekerja bisa mengenyam pendidikan dasar. Ada 11 CLC di perkebunannya di Sabah - sembilan di Sahabat, satu di Umas dan satu di Kalabakan, yang menerima sebagian dana dari FGV.

Haris Fadzilah menambahkan, FGV sedang memulai proyek “Kedai FGV”, di mana semua perkebunannya akan memiliki toko serba ada atau mini-mart khusus untuk memasok produk segar serta produk lainnya untuk para pekerja. “Kami bekerja sama dengan pemilik toko yang ada di daerah tersebut atau untuk mengubah bangunan yang tidak digunakan untuk dioperasikan oleh penduduk setempat,” ungkapnya. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit