infosawit

(Tulisan 2) Dampak Program B30 Dan B100 Siapa Menikmati?



(Tulisan 2) Dampak Program B30 Dan B100 Siapa Menikmati?

InfoSAWIT - Program percepatan biodiesel juga dimaksudkan untuk memberi sinyal kepada Uni Eropa dan negara negara lain bahwa industri minyak sawit Indonesia akan lebih mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor seiring berjalannya waktu dengan cara memacu permintaan CPO domestik, yang didukung oleh 250 juta populasi dan 16,5 juta kendaraan  penumpang roda 4 pada akhir tahun 2018, diantaranya adalah bermesin diesel. Mobil bus sekitar 2,5 juta dan mobil barang 7,5 juta kendaraan yang mayoritas bermesin diesel, ditambah mesin-mesin PLN, Pabrik dan berbagai genset. Seluruhnya memerlukan sekitar 17-18 juta ton minyak biodiesel/tahun.

Program ini sangat baik, apalagi tujuannya antara lain menjaga kestabilan harga CPO, artinya petani sawit ikut menikmatinya, akan tetapi sejauh mana secara ekonomi menguntungkan rakyat dan petani? Siapa sebenarnya yang menikmatinya lebih besar? mari kita bahas lebih detil.

Harga biosolar disubsidi oleh APBN sampai tingkat 20% dan BPDP-KS 10%. Sumber dana BPDP-KS adalah pajak ekspor minyak kelapa sawit, yang berasal dari para pengusaha dan petani kelapa sawit, akan tetapi yang menikmatinya adalah para pemilik kendaraan bermesin diesel. Artinya para petani kelapa sawit rakyat ikut mensubsidi para pemilik kendaraan tersebut.

Siapa saja pemasok CPO untuk B30 bersubsidi ini berasal ? Ternyata ada 10 perusahaan minyak kelapa sawit perusahaan besar diantaranya merupakan perusahaan asing yakni PT Sinarmas Bioenergi, PT Permata Hijau Palm Oleo, PT Kutai Refinery Nusantara, PT Cemerlang Energi Perkasa, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, PT SMART Tbk, PT Multi Nabati Sulawesi, PT Tunas Baru Lampung, PT Batara Elok Semesta Terpadu, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Dari 10 perusahaan diatas tidak ada 1 perusahaan BUMN pun yang masuk, padahal jika perusahaan PTPN yang dijadikan partner “seluruh uang” dibayarkan akan beredar di dalam negeri. Perusahaan perkebunan Nasional (pribumi) juga tidak terlihat, padahal jika perusahaan swasta milik pribumi semua uangnya akan tetap berada di dalam negeri. 

InfoSAWIT cetak edisi Juli 2020 cek di http://store.infosawit.com/


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit