infosawit

RSPO: Hak Asasi Wanita, dan Anak Dilindungi di Perkebunan Kelapa Sawit



Fasilitas Sekolah di Perkebunan Kelapa Sawit
RSPO: Hak Asasi Wanita, dan Anak Dilindungi di Perkebunan Kelapa Sawit

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Permasalahan yang disebutkan dalam artikel Associated Press (AP) sepenuhnya dan secara kategoris dilarang menurut standar sertifikasi Roundtable on Sustainabel Palm Oil (RSPO). Dan, meskipun laporan ini berfokus pada perempuan, RSPO berupaya untuk memastikan bahwa hak asasi manusia diakui dan dilindungi di bawah standar kami, baik untuk pria, wanita, atau anak-anak.

Perkebunan yang bersertifikat RSPO berkomitmen untuk melampaui apa yang diwajibkan oleh undang-undang dan telah berkomitmen untuk menerapkan praktik transparansi, yang telah membantu perusahaan melakukan percakapan yang lebih terbuka tentang apa yang diperlukan untuk mengubah industri kelapa sawit menjadi lebih baik.

“Tuduhan ini sama sekali tidak mewakili standar kami, dan kami mengutuk perilaku tersebut. Jika insiden seperti ini terjadi dalam konsesi anggota bersertifikat kami, kami akan segera menyelidikinya. Ini tampaknya merupakan kasus selektif yang tidak dapat kami verifikasi tanpa detail tambahan, yang sejauh ini belum disediakan oleh AP atau pihak lain,” catat pihak RSPO dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut pihak RSPO memahami dan mengakui, bahwa perempuan seringkali terkena dampak yang berbeda dari laki-laki dalam industri minyak sawit dan oleh karena itu perempuan membutuhkan dukungan pekerjaan yang berbeda atau tambahan.

“Standar kami mencakup pengakuan atas hak dan kebutuhan wanita sebagai pekerja, yang berbeda dengan pekerja pria. Prinsip dan Kriteria RSPO mengambil pendekatan yang lebih inklusif yang mengharuskan anggotanya mengembangkan sistem yang mencegah pelecehan seksual dan potensi bahaya lain yang sangat rentan dialami perempuan di tempat kerja,” catat RSPO.

Hal ini juga mensyaratkan bahwa perempuan diberi kesempatan untuk menyampaikan keluhan mereka dan memiliki suara tentang bagaimana mereka dapat mengelola dampak pada pekerjaan sehari-hari mereka.

“Kami sangat menganjurkan setiap organisasi atau lembaga yang memiliki informasi tambahan tentang tuduhan ini, atau pelanggaran apa pun yang ditemukan di perkebunan anggota RSPO, untuk mengajukan keluhan rahasia melalui Sistem Keluhan kami atau menggunakan Telepon Langsung Pembela Hak Asasi Manusia kami,” tandas pihak sekretariat RSPO. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit