infosawit

DirjenBun: Industri Sawit masih Dihadapkan Beragam Kendala



DirjenBun: Industri Sawit masih Dihadapkan Beragam Kendala

InfoSAWIT, JAKARTA – kendati sampai saat ini industri kelapa sawit telah berkontribusi besardalam perekonomian Indonesia, tapi faktanya industri kelapa sawit Indonesia saat ini menghadapi tantangan seperti tingkat produktivitas yang sebagian besar bersumber dari perkebunan rakyat, serta isu-isu negatif yang dianggap tidak ramah lingkungan; seperti pemicu deforestasi, degradasi lahan, berkurangnya keanekaragaman hayati, emisi karbon dan perubahan iklim, juga penyebab konflik sosial, dan masalah ketahanan pangan.

Kata Kasdi, dari luas areal petani plasma sekitar 6,72 juta hektar, terdapat 2,8 juta hektar yang perlu diremajakan, yang terdiri dari pohon kelapa sawit yang telah berumur diatas 25 tahun, serta pohon yang berasal dari bibit yang tidak bersertifikat (palsu) di perkebunan rakyat.

Sebab itu pemerintah mendorong kemitraan antara pekebun dan industri, lantaran industri kelapa sawit memiliki tanggung jawab untuk bermitra dan membangun kebun sawit sekitar. “Dalam pelaksanaan program peremajaan, diharapkan perusahaan kelapa sawit bersama dengan pemerintah daerah tidak hanya memberikan bimbingan teknis dan dukungan sesuai dengan praktik pertanian yang baik kepada petani, dan ada kelembagaan, sehingga dapat melakukan program replanting secara mandiri, namun juga akan dicarikan solusi bagi petani kecil bila terjadi masalah, termasuk menjadi penjamin pembiayaan kredit” tutur Kasdi dalam Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2020 New Normal, yang dilakukan secara virtual, dihadiri InfoSAWIT, Rabu (2/12/2020).

Lebih lanjut tutur Kasdi, selain pembiayaan program peremajaan perkebunan rakyat, terdapat kendala tambahan seperti: sarana prasarana, pendampingan dari pemerintah, dan penataan kelembagaan bagi petani.

“Untuk dana yang tersedia melalui lembaga pengelola perkebunan, semua hal di atas menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan kerjasama petani sebagaimana diamanatkan oleh presiden Republik Indonesia,” tandas  dia. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit