infosawit

Selama 2020 Penggunaan Biodiesel Turun, Permintaan Minyak Sawit Menguat



Selama 2020 Penggunaan Biodiesel Turun, Permintaan Minyak Sawit Menguat

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga komoditas minyak sawit tercatat sempat mengelami tren menurun semenjak Januari – Mei 2020. Namun demikian semenjak Juni sampai Oktober 2020 harga minyak sawit global terus meningkat mendekati US$ 700/ton. Disaat bersamaan, kegiatan ekspor produsen minyak sawit dunia, Indonesia dan Malaysia, semenjak Juli sampai Oktober terus meningkat, utamanya tujuan ekspor ke China, India, dan Uni Eropa. Peningkatan ekspor terjadi semenjak Juli sampai Oktober 2020. Dimana volume ekspor kedua produsen minyak sawit dunia ke China, India dan Uni Eropa sempat mencapai total lebih dari 2 juta ton pada Juli lalu. Sementara rata-rata ekspor minyak sawit di dunia mencapai angka tertinggi 6 juta ton pada Juli.

Merujuk analisa LMC, dikala masa pandemi covid-19, tercatat penggunaan biodiesel menurun, tetapi permintaan minyak nabati tetap menguat. Ini lantaran kebijakan lockdown telah berdampak pada menurunnya aktivitas penggunaan kendaraan, akibatnya permintaan bahan bakar jet, bensin, dan minyak solar yang jauh lebih rendah. Kondisi ini juga mempengaruhi kebijakan mandatori biodiesel, lantaran campuran biodiesel ke minyak solar sebagian besar digunakan untuk bahan bakar transportasi, hasilnya permintaan biodiesel pun melorot.

“Namun, secara mengejutkan, akibat berkurangnya ketersediaan bahan baku limbah (seperti dari minyak goreng bekas dan lemak hewani) di AS dan UE, mengakibatkan permintaan metil ester minyak nabati benar-benar meningkat,” catat Julian McGill dari LMC, pada acara Webinar POC2020. (T2)

Terbit pada majalah InfoSAWIT Edisi November 2020

Baca di : http://store.infosawit.com/


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit