infosawit

Membangun Kolaborasi Santri dan Sawit



Membangun Kolaborasi Santri dan Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Salah satu upaya untuk tetap meningkatan ekonomi masyarakat, caranya dengan meningkatkan kemampuan entrepreneurship (kewiraswastaan), diantaranya oleh para santri yang ada di Indonesia dengan komoditas kelapa sawit.

Kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani, hingga saat ini tercatat telah ada pesantren sebanyak 28 ribu, sebagai lembaga pendidikan dan pembentukan karakter yang sangat penting di Indonesia. Sementara komoditas kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis di Indonesia.

“Bila saja kedua sektor ini bergabung maka akan muncul dampak yang luar biasa utamanya bagi pesantren dan kelapa sawit,” katanya dikala peluncuran Program Santripreneur Sawit, yang dihadiri InfoSAWIT, awal Oktober 2020 lalu, via online.

Tahun lalu, kata Sri Mulyani, sektor kelapa sawit telah menyumbang untuk devisa sekitar US$ 21,4 milyar atau sekitar 14% dari kelompok devisa non migas. Bahkan kelapa sawit mampu memutus ketergantungan impor minyak solar, dengan mengganti minyak solar lewat penggunaan biodiesel sawit yang didukung dengan kebijakan mandatori.

Tidak hanya itu, minyak kelapa sawit terbukti memiliki nilai tambah yang cukup tinggi, lantaran bisa diolah lebih lanjut menjadi margarine, sabun, produk kosmetik dan lainnya. Dimana nilai tambah dari produk hilir sawit tersebut cukup tinggi. (T2)

Lebih lengkap baca majalah InfoSAWIT Edisi November 2020

Baca InfoSAWIT: http://www.store.infosawit.com/


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit