infosawit

10 Pola Manajemen di Perkebunan Kelapa Sawit



10 Pola Manajemen di Perkebunan Kelapa Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Dalam tulisan sebelumnya, karakter yang mesti dimiliki para Asisten bakal berdampak pada hasil pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Namun guna memperoleh hasil maksimal, maka pengelolaan perkebunan kelapa sawit juga perlu melaksanakan 10 Pola Manajemen, diantaranya adalah:

 

Integritas Sebagai Landasan Utama Bekerja

Dalam bekerja dalam perusahaan apapun  maka integritas adalah merupakan hal yang mutlak tidak bisa ditawar/ ditoleransi dalam bekerja di kebun.

Dalam melakukan manajemen kebun dengan skala luas ribuan hektar jika integritas sudah hilang maka kebun tersebut menggali lubang kuburnya untuk menjadi mati. Yang akan terjadi adalah manipulasi dan korupsi yang tinggi disemua bagian kerja sehingga operasional kebun menjadi sangat tidak efisien dan akan bisa membuat perusahaan perkebunan bangkrut.  

 

Suasana Kerja Yang Enak Tapi Tidak Seenaknya

Perkebunan merupakan wilayah yang terpencil sehingga pergaulan dalam lingkungan kebun dalam lingkup yang terbatas sehingga suasana kerja yang enak sangat diperlukan. Staf dalam satu kebun, satu wilayah dan satu region akan saling bertemu ini membutuhkan suasana kerja kekeluargaan satu sama lain. Jika ini tidak terbentuk maka kebun tidak akan maju berkembang yang terjadi adalah saling mencari pembenaran satu sama lain atau energi untuk bekerja dihabiskan untuk membuat perdebatan dan alasan yang tidak meningkatkan produktivitas.

Walaun suasana kerja enak, tapi diperlukan juga tidak seenaknya, karena dikebun adalah semi militer, (setiap training perlu diberikan latihan militer dasar), dan harus siap dengan kondisi lapangan yang keras dan menghadapi orang-orang lapangan yang keras.

Kedua hal tersebut diatas memerlukan Disiplin dan Kemampuan Koordinasi yang baik.

 

Komunikasi yang Efektif

Komunikasi adalah hal yang sangat diperlukan dalam semua organisasi apapun terlebih lagi di perkebunan yang menggunakan tenaga kerja yang banyak (padat karya), sehingga diperlukan kemampuan komunikasi yang efektif sehingga apa yang dikomunikasikan dapat cepat sampai dan dimengerti untuk dilaksanakan. Seorang planters membutuhkan fisik yang prima dan kemampuan komunikasi verbal yang baik untuk bisa mengatur anak buah di lapangan. (Ahmad Hulaimi/Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit)

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT Edisi Desember 2020

Baca di:  http://store.infosawit.com/


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit