infosawit

Tantangan Biodiesel Sawit



Tantangan Biodiesel Sawit

InfoSAWIT - Sepanjang periode tahun 2019 lalu, harga minyak mentah dunia tidak mengalami fluktuasi kendati pada akhir tahun ada konflik antara Rusia dan Arab Saudi tentang produksi dan ekspor minyak. Harga biodiesel juga tidak mengalami fluktuasi signifikan sepanjang tahun, meskipun di akhir tahun terdapat banyak peningkatan.

Pada awal 2020, ada fluktuasi harga minyak mentah dunia, dan pada Bulan Maret – April 2020, ada anomali harga minyak mentah yang sangat rendah. Ini terjadi lantaran adanya pandemi Cvoid-19 yang melanda dunia dan Indonesia sejak Maret hingga saat ini. Permintaan untuk biodiesel pun menurun hingga kurang lebih 12%. Perbedaan harga antara biodiesel dan diesel berbasis minyak fosil semakin melebar hingga US$ 461 /ton sampai Bulan September 2020.

Sementara  proyeksi serapan biodiesel di tahun 2020 mencapai sebanyak 9,6 juta kiloliter dan ekspor sejumlah 1 juta kiloliter. Lantas dengan adanya pengujian penerapan B40 yang rencananya akan diterapkan di tahun 2021/2022, diperkirakan akan mampu menyerap biodiesel sekitar 12,8 juta kiloliter. 

Tantangan dari pengembangan biodiesel dapat dilihat dari beberapa hal. Pertama, kualitas biodiesel. Guna memenuhi standar di sektor transportasi, pihak pelaku selalu memperbaharui Standar Kualitas Biodiesel dan dari sisi teknologi.

Kedua, dukungan stakeholders atau seluruh pemangku kepentingan. Kami telah bekerja bersama dengan Pusat Penelitian Energi Baru dan Terbarukan serta dengan berbagai universitas.... (Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) / Paulus Tjakrawan)

Terbit di Majalah InfoSAWIT Edisi Desember 2020

Baca di: http://store.infosawit.com/


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit