infosawit

ANTHONY SALIM, RASANYA SAMPAI KE KEBUN SAWIT



ANTHONY SALIM, RASANYA SAMPAI KE KEBUN SAWIT

Sempat terpuruk akibat hantaman krisis awal tahun 2000-an silam, kini Salim Group kembali muncul dengan mengusai luas lahan perkebunan hingga 325 ribu ha.

Siapa tak kenal Indomie, produk mie instan besutan keluarga Salim itu seolah menjadi produk makanan mie yang sangat dikenal masyarakat. Rasanya yang gurih dan memancing rasa lapar kini telah menjadi santapan kedua setelah nasi.

Nah, pemilik merek dagang Indomie itu tak lain adalah Indofood Group, yang kini dinahkodai Anthony Salim. Generasi kedua keluarga Salim itu dinobatkan Forbes Indonesia sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia, dengan aset mencapai US$ 10 miliar, yang didapat dari bidang usaha dibeberapa sektor, termasuk perkebunan kelapa sawit.

Padahal era awal 2000 an silam, bisnis salim pernah diterpa gelombang krisis, yang mengharuskan lahan perkebunan milik Salim Group diserahkan ke BPPN, untuk ganti rugi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang diterima unit finansialnya.

Seperti pernah dilansir lembaga Sawit Watch, investor Malaysia mulai masuk tahun 1999 – 2001 dengan membeli 23 eks kebun sawit milik Salim Group seluas 256 ribu hektare di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi senilai Rp 3 triliun.

Akuisisi  penuh PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dengan nilai mencapai Rp 8,4 triliun akhir tahun 2007 silam, menjadi bukti kebangkitan kembali Grup Salim di bisnis sawit, setelah sempat terpaksa melego sejumlah aset perkebunannya akibat hantaman krisis moneter.

Pasca krisis Salim Grup juga tercatat mengakuisisi  perusahaan kelapa sawit lainnya, antara lain  PT Cakra Alam Makmur, PT Hijau Pertiwi Indah Plantation, PT Cangkul Bumisubur, Exchange Bond Lyminton Pte.Ltd., dan PT Mitra Inti Sejati Plantation. Serta pada 2013 silam melakukan ekspansi bisnis gulanya dengan mengakuisisi industri gula dan ethanol asal Brazil, Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações (CMAA).

Dalam paparan kinerja sembilan bulan di 2014, Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri), total lahan perkebunan kelapa sawit inti yang dikelola anak usaha PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SMIP), dan PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), mencapai 243.593 ha.

Selain memiliki kebun sawit, Indofood pun memiliki kebun tebu, untuk di Indonesia seluas 12.829 ha dan di Brazil seluas 47.714 ha. Sementara untuk perkebunan karet seluas 21.554 ha.

Selain memiliki kebun sawit, Indofood juga memperkuat kualitas bibitnya dengan mendirikan dua anak usaha riset benih sawit, yakni PT Sarana Inti Pratama (SAIN) yang berhasil memproduksi bibit sawit unggul SAIN, berlokasi di Pekan Baru, Riau dan Lonsum, yang dikenal dengan bibit Sumbio nya berlokasi di Bah Lias Sumatera Utara.

Dalam paparan perusahaan sepanjang . . .

 


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit