infosawit

Perkuat Pengakuan Minyak Sawit Indonesia di Dunia, Kerjasama IE-CEPA Disetujui DPR



Perkuat Pengakuan Minyak Sawit Indonesia di Dunia, Kerjasama IE-CEPA Disetujui DPR

InfoSAWIT, JAKARTA – Komisi VI DPR RI dan Pemerintah menyetujui Rancangan UndangUndang tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Republik Indonesia dan Negara-Negara European Free Trade Association/EFTA (Comprehensive Economic Partnership Agreement between the Republic of Indonesia and the EFTA States/IE-CEPA) untuk selanjutnya akan dibahas pada sidang paripurna DPR RI dan disahkan menjadi Undang-Undang.

Dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Pemerintah yang dilaksanakan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/3) lalu, perwakilan dari sembilan fraksi memberikan dukungan penuh dan persetujuan untuk penandatanganan naskah RUU IE-CEPA. 

“Pemerintah perlu mengambil kebijakan strategis untuk menghadapi tantangan global  yang saat ini penuh dengan ketidakpastian, serta mendorong pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19. Salah satunya melalui Persetujuan IE-CEPA ini,” terang Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT.

Negara-negara EFTA merupakan mitra yang ideal karena merupakan pasar berdaya beli tinggi serta memiliki nilai penanaman modal asing yang besar, yang belum dimanfaatkan dengan maksimal; dapat dijadikan pintu masuk bagi perdagangan barang, jasa, dan penanaman modal di benua Eropa; dan tujuan ekspor potensial dengan produk-produk yang saling melengkapi. 

Salah satu makna simbolis dari Persetujuan IE-CEPA yang perlu digaris bawahi adalah IE-CEPA dapat meningkatkan profil produk minyak kelapa sawit Indonesia secara global. “Ke depannya, kita akan memastikan bahwa standar keberlanjutan untuk Kelapa Sawit Indonesia (ISPO) dapat diterima oleh Swiss dalam kerangka kerja sama yang ada dalam IE-CEPA,” tegas Mendag. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit