infosawit

Dapat Insentif CSPO, Petani Sawit Anggota FORTASBI Berbagi Kebahagiaan



Dapat Insentif CSPO, Petani Sawit Anggota FORTASBI Berbagi Kebahagiaan

InfoSAWIT, JAKARTA – Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) adalah sebuah platform untuk Organisasi Petani Swadaya bersertifikat RSPO, ISPO dan ISCC. Hingga Mei 2021, anggota FORTASBI mencapai 34 Group  dari 7 Propinsi di Indonesia, dengan jumlah petani mencapai 9.136 Petani dengan luas lahan kelola 19.403 Ha.

FORTASBI sebuah platform memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh anggota dapat mengelola sertifikat mereka dengan baik, dan memastikan insentif kredit yang mereka terima dari mekanisme RSPO dapat mereka gunakan untuk kepentingan perlindungan lingkungan, perbaikan organisasi dan peningkatan kesejahteraan anggota.

Dari 34 Group tersebut, baru ada sekitar 27 Group dengan jumlah petani 7.351 Petani dengan luas 15.143 Ha yang bersertifikat RSPO ditahun ini, dan mendapatkan insentif kredit RSPO. Tahun lalu, penjualan kredit RSPO mencapai US$ 1,3 Juta atau sekitar Rp. 19 Milyar (nilai tukar 14.500/US$).

Sementara untuk tahun ini pendapatan insentif mencapai US$ 1,4 Juta atau sekitar Rp. 21 Milyar. Tidak terjadi peningkatan signifikan ditahun 2021, selain karena beberapa Group baru bersertifikat RSPO ditahun ini menggunakan tahap Eligible, sehingga persentase insentif hanya 40% dari total produksi TBS, ada beberapa anggota yang sertifikatnya ditangguhkan karena sedang melakukan re-planting. Hal yang lain, dikarenakan pandemi covid 19 yang kemudian mendorong pelambatan jumlah petani yang bersertifikat RSPO.

Meskipun pandemi berimplikasi pada menurunnya jumlah Group bersertifikat RSPO, tapi ada berkah lain, dimana tahun ini terjadi penambahan jumlah pembeli, dari selebelumnya hanya ada 10 pembeli, maka tahun ini ada tambahan 3 pembeli baru dari Merek kosmetik ternama. “Tahun ini harga juga meningkat, terutama produk IS-PKO, jika tahun lalu harga IS-PKO berkisar 60-65 US$/ton, tahun ini ada konsumen yang membeli dengan harga 71 US$/ton,” tutur Senior Advisor FORTASBI sekaligus Pengelola Sekolah Petani FORTASBI, Rukaiyah Rafiq, kepada InfoSAWIT, Selasa (4/5/2021).

Kata Rukaiyah Rafiq yang biasa disapa Uki, seperti tahun lalu, tahun ini beberapa Group Petani Swadya yang telah mendapatkan pembayaran Kredit RSPO sudah mulai membagi insentif Kredit pada anggotanya dalam bentuk bantuan Sembako dan pembagian THR. Santunan Idul Fitri adalah santunan yang diberikan oleh semua Group kepada anggotanya, agar anggotanya dapat merayakan Idul Fitri dengan gembira.

Dana Kredit RSPO yang diterima, selain digunakan untuk membagi pada anggota Group itu sendiri, dana juga digunakan untuk pelatihan rutin untuk petani, untuk memastikan bahwa implementasi standar RSPO tetap dijalankan oleh petani, dan digunakan untuk pemulihan lingkungan.

“Alhamdulillah tahun ini Anggota kita kembali bisa berbagi, meskipun masih disuasana pandemic, tapi tidak menyurutkan mereka untuk tetap membagi manfaat kepada petani. Semoga tahun depan Group yang akan terlibat dalam sertifikasi makin besar, dan harga juga makin baik. Kami dari FORTASBI akan tetap mengawal proses penjualan kredit RSPO dan memastikan dana tersebut digunakan dengan bijak oleh anggota,” tandas Uki. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit