infosawit

50% Kegagalan Produksi Sawit Akibat Iklim, Kata Hasril dari PPKS Medan



50% Kegagalan Produksi Sawit Akibat Iklim, Kata Hasril dari PPKS Medan

InfoSAWIT, JAKARTA – Webinar Ngobrol Bareng GAPKI yang menghadirkan Hasril Hasan Siregar dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit Indonesia (PPKS) yang berkantor Pusat di Medan ini, mengulas keberadaan iklim cuaca yang akan berpengaruh terhadap perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Menurut Hasril, iklim memiliki pengaruh cukup besar terhadap keberlangsungan perkebunan kelapa sawit.

“Dampak buruk iklim pernah terjadi di Indonesia pada tahun 2015 silam. Musim kemarau panjang di tahun tersebut, berakibat langsung terhadap penurunan produksi kelapa sawit nasional di beberapa daerah penghasil kelapa sawit sampai 50%,” ujar Hasril dalam Webinar Ngobrol Bareng GAPKI, yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa (4/5/2021).

lebih lanjut tutur Hasril, namun patut bersyukur tidak sampai terjadi kegagalan panen total, sebab menurutnya, keberadan iklim di Indonesi harus mendapatkan perhatian dari para pelaku perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Jika tidak dilakukan antisipasi secara dini dan dikelola secara baik, maka akan berdampak terhadap penurunan panen sebesar 10% hingga 50% secara langsung. Alhasil, perkebunan kelapa sawit akan mengalami penurunan produksi secara drastis.

Kendati masih bisa bertahan bisnisnya, akibat tidak terjadi kefatalan berat akibat iklim. Namun keberadaan iklim menurut Hasril harus terus diperhatikan para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit nasional. “Yang terbaik dari pengaruh iklim terhadap perkebunan kelapa sawit, jika curah hujan dan terik matahari mencukupi bagi pertumbuhan kelapa sawit,” ujarnya menegaskan. (T1)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit