infosawit

Menghitung Potensi Sawit Rakyat Bagi Sumber Bahan Baku Biodiesel Sawit



Menghitung Potensi Sawit Rakyat Bagi Sumber Bahan Baku Biodiesel Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Persoalan terkait dana Pungutan Ekspor (PE) sawit yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), terlalu besar disalurkan kepada industri biodiesel, yang sudah mengeruk keuntungan dari murahnya harga bahan baku dan mendapat dana subsidi biodiesel yang sangat besar. Sedangkan petani kelapa sawit, kurang dilibatkan dalam penyediaan bahan bakunya.

Salah satu solusi dari karut marut ini, dapat dilakukan melalui terobosan regulasi pemerintah yang baru, guna mendekatkan peluang besar dari petani kelapa sawit untuk terlibat langsung dalam pasokan bahan baku biodiesel. Keterbukaan (transparancy) dan keterlacakan (traceability) dapat menjadi bagian di dalamnya.

Caranya, produksi CPO hasil petani kelapa sawit langsung dilibatkan atau diwajibkan oleh pemerintah, untuk digunakan sebagai bahan baku biodiesel, dimana harga beli yang dikenakan, juga ditetapkan secara khusus antara petani sebagai produsen dan industri biodiesel, melalui perjanjian bisnis yang saling menguntungkan.

Jika pasokan buah sawit dari petani kurang memenuhi kebutuhan pasokan, maka perlakuan yang sama dapat diberikan kepada perkebunan kelapa sawit nasional, sehingga perkebunan kelapa sawit nasional, baik petani maupun perusahaan perkebunan kelapa sawit, secara nyata terlibat dalam pengadaan biodiesel dan menguntungkan petani serta pemerintah.

Melalui cara ini, maka keseimbangan hukum penawaran akan kembali menemukan titik keseimbangan terbaru, dimana pemerintah tidak bakal merugi besar, karena hanya menyubsidi industri biodiesel. Tapi, mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan sekaligus meningkatkan pendapatan pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Secara etika, Pemerintah juga mampu menjalankan aturan dan prosedur yang menjadi kewajibannya sesuai moralitas (Rawls dan Hardin ; 1995), dimana sebagai institusi harus memiliki moralitas dan menjaga moral sebagai bagian dari konsekuensinya. Disinilah, peranan BPDPKS akan menjadi bagian dari kebijakan yang melindungi masyarakat luas, khususnya petani kelapa sawit.

Guna membahas isu tersebut, InfoSAWIT bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), Yayasan Transformasi Energi Asia dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mengadakan FGD SAWIT BERKELANJUTAN VOL 8, bertajuk “PERANAN BPDPKS MENDORONG PETANI KELAPA SAWIT SUPLAI BAHAN BAKU BIODIESEL” yang akan dilaksanakan pada, Hari/Tanggal: Kamis, 10 Juni 2021, Waktu: 13:00 WIB – 15:00 WIB.

Dimana akan menghadirkan pembicara, Eddy Abdurrahman (Dirut BPDP KS),  Elis Heviati (Koordinator Investasi dan Kerjasama Bioenergi Ditjen EBTKE ESDM), Mansuetus Darto (Sekjen SPKS) dan Ricky Amukti (Traction Energy Asia). Kegiatan ini akan dimoderatori, Tofan Mahdi (Praktisi Komunikasi).

Untuk bisa mengikuti update informasi mengenai pasokan biodiesel dari kebun sawit rakyat bisa klik https://forms.gle/PXBfCLwPYPdcnm6m9

Untuk informasi untuk meeting ID dan password akan kami informasikan via email, atau hubungi di redaksi InfoSAWIT di email: sawit.magazine@gmail.com.


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit