infosawit

Minyak Sawit, Salah Satu Penopang Neraca Perdagangan



Minyak Sawit, Salah Satu Penopang Neraca Perdagangan

InfoSAWIT, JAKARTA - Merujuk laporan Kementerian Perdagangan, selama 2020 tercatat neraca perdangan Indonesia telah mencatat surplus US$ 21,7 miliar, dimana pendorong surplus terjadi akibat adanya dukungan ekspor non migas sebanyak US$ 155 miliar.

Meski demikian bila dibandingkan dengan tahun 2019, nilai ekspor non migas tersebut tercatat turun sekitar 0,6%. Untungnya disaat yang sama impor non migas juga melorot sekitar 148%. Demikian juga impor migas yang turun sebanyak 34,8%.

Masih merujuk laporan Kementerian Perdagangan, perdagangan Indonesia menunjukkan surplus dengan beberapa negara mitra, misalnya dengan USA surplus US$ 11,13 miliar, lantas India surplus sekitar US$ 6,47 miliar dan dengan Philipina surplus US$ 5,26 miliar.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, Kementerian Perdagangan akan terus mendorong transformasi Indonesia menjadi negara penghasil dan pengekspor barang industri dan industri berteknologi tinggi. Dengan transformasi ini, Indonesia akan mendapatkan manfaat dari ekspor barang bernilai tambah dan tidak lagi sekadar mengekspor barang mentah dan barang setengah jadi.

Dengan transformasi ini, diharapkan dapat mencapai target perdagangan 2021 yang ditetapkan dalam rencana strategis Kemendag, yaitu pertumbuhan ekspor non migas 6,3%, serta pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) subsektor perdagangan besar dan eceran, bukan mobil dan sepeda motor sebesar 4,8%. 

 “Sepuluh produk utama ekspor non migas Indonesia telah berkontribusi sebesar 59,8% terhadap kinerjaekspor non migas pada 2020. Di antara kesepuluh produk tersebut, ada tiga produk yang telah bertransformasi menjadi barang industri dan industri berteknologi tinggi, yaitu besi baja, kendaraan bermotor dan suku cadangnya, dan perhiasan. Kami berkomitmen terus mendorong transformasi ini,” tegas Mendag Lutfi, dalam Konferensi Pers “Trade Outlook 2021” secara virtual, akhir Januari 2021 lalu yang dihadiri InfoSAWIT.

Diantara sepuluh produk non migas yang menjadi pendorong ekspor Indonesia, terdapat lima produk non migas dengan pertumbuhan tertinggi untuk periode 2019/2020 (YoY), yakni pertama, Besi Baja naik sekitar 46,84%, disusul kedua, perhiasan meningkat 24,21%, ketiga, produk minyak sawit mentah (CPO) tercatat naik sekitar 17,5%, keempat, produk mebel naik 11,64% dan alas kaki naik 8.97%. (T2)

Baca Majalah InfoSAWIT Edisi Februari 2021

http://store.infosawit.com/

 


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit