infosawit

Cara Menangani Brondolan Sawit



Dok. Penulis
Cara Menangani Brondolan Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Buah sawit bergerombol dalam tandan yang muncul dari setiap pelepah. Buah yang telah matang akan lepas dari tandannya yang disebut dengan membrondol. Brondolan  terdiri dari empat komponen dasar yaitu eksokarp (kulit buah), mesocarp (daging buah), endocarp (cangkang pelindung), dan endosperm (inti sawit). Mesokarp inilah yang diolah menjadi minyak sawit (Crude Palm Oil – CPO), sedangkan endospermakan diolah menjadi minyak inti sawit (Palm Kernel Oil –PKO).

Pengutipan brondolan sangat penting karena brondolan mengandung minyak sampai 50% sedangkan TBS hanya mengandung  minyak 20% - 26%.  Brondolan yang jatuh dipiringan adalah brondolan yang berasal dari lapisan luar janjang. Brondolan pada lapisan luar memiliki potensi minyak (OER) tertinggi jika dibandingkan dengan lapisan tengah dan lapisan dalam.  Produksi yang maksimal akan dapat dicapai jika losses diminimalkan.

Untuk mengetahui apakah  brondolan telah terkutip, dapat digunakan rumus sebagai berikut ⇒ Berat Brondolan Terkutip dibagi  Berat Tandan  lantas dikali 100%

Panen yang baik akan menghasilkan brondolan minimal 6%. Selain itu angka ini dapat digunakan mendeteksi pelaksanaan panen yang menerapkan pemberian premi brondolan apakah mencapai sasaran atau tidak.

Untuk mengurangi losses brondolan, ada 10 lokasi yang perlu diperhatikan yaitu, Brondolan di ketiak pelepah, Brondolan di batang, Brondolan di piringan, Brondolan di gawangan/rumpukan, Brondolan di pasar pikul, Brondolan di parit, Brondolan di TPH, Brondolan di jalan, Brondolan di rumah-rumah, Brondolan di trailer atau bak truk. Losses brondolan tidak boleh melebihi  0,1% dari total TBS yang dipanen

 

Premi Kutip Brondolan

Ada perusahaan perkebunan yang membayar hasil kerja mengutip brondolan buah kelapa sawit  sebagai “Premi”.  Premi adalah penghasilan yang diterima pemanen diluar upah yang diterima setiap bulan.

Pemberian premi brondolan bertujuan untuk lebih memotivasi pengutipan brondolan dan meminimalisasi kehilangan brondolan di lapangan. Premi brondolan diberikan terutama pada panen puncak (peak crop).

Premi brondolan diberikan sesuai dengan berat brondolan yang dikumpulkan oleh masing-masing pemanen. Rumus premi brondolan  Pb  = Kb X NPb

Pb =  Premi brondolan (Rp)

Kb    = Kapasitas brondolan  (Jumlah brondolan yang dikumpulkan dalam Kg)

NPb = Nilai Premi Brondolan (Rp/Kg brondolan)

Setiap perusahaan perkebunan menentukan nilai premi brondolan (Rp/kg brondolan)   berbeda-beda.

Cara pengutipan brondolan

Brondolan yang ada dipiringan pohon dan ketiak pelepah dikutip dandiangkut ke TPH. Brondolanditumpuk disebelah tumpukan tandan dan diberi alas. Brondolan harus bebas dari pasir, sampah, tangkai tandan dan kotoranlainnya.

Pengutipan brondolan yang tidak bersih dapat menyebabkan penurunan mutu minyak sawit dan kotoran terutama pasir akan mempercepat keausan mesin-mesin pabrik seperti mesin kempa/press, nozzle sentrifuge dan lain-lain, oleh sebab itu teknik pengumpulan dibuat sedemikian rupa agar sampah, pasir/tanah tidak terikut, salah satu caranya adalah digaruk kemudian diayak. *(penulis buku dan Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit).

Sumber: Majalah InfoSAWIT edisi Maret 2016

Https://store.infosawit.com

Versi Bahasa Inggris:

Https://en.infosawit.com

Https://www.palmoilmagazine.com

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit