infosawit

Sederet Dukungan RSPO Untuk Pekebun Sawit Swadaya



Dok. RSPO
Sederet Dukungan RSPO  Untuk Pekebun Sawit Swadaya

InfoSAWIT - Setelah melalui diskusi dan perdebatan yang produktif, anggota lembaga multi stakeholder Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) mengakhiri 17th Annual Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil (RT17) dan 16th Annual General Assembly (GA16), dengan membuat komitmen maju dengan mengikutsertakan pekebun sawit swadaya ke dalam rantai pasokan minyak sawit berkelanjutan melalui penerapan Standar RSPO Independent Smallholder (RISS).

RISS yang telah diadopsi menerapkan persyaratan bertahap dan lebih inklusif untuk pekebun swadaya dengan mempertimbangkan keanekaragaman, kapasitas, dan insentif serta memastikan kriteria keberlanjutan dapat terpenuhi.

Upaya pembuatan standar  RSPO untuk pekebun swadaya ini sebagai bukti bahwa RSPO mengakui pentingnya posisi pekebun dan adanya kebutuhan untuk meningkatkan peran serta pekebun dalam sistem RSPO.

Dikatakan Direktur Assurance RSPO sekaligus Plt Deputi Direktur RSPO Indonesia, Tiur Rumondang, skema minyak sawit berkelanjutan bagi pekebun sawit swadaya dibuat dalam tiga kelompok dan 4 prinsip. Kelompok pertama yakni mendukung kesejahteraan, sesuai Prinsip 1, mengoptimalkan produktivitas, efisiensi, dampak positif dan ketahanan.

Lantas kelompok kedua, terkait masyarakat, sesuai Prinsip 2, yakni legalitas, penghormatan terhadap hak atas tanah,  dan kesejahteraan masyarakat, serta Prinsip 3, penghormatan terhadap HAM, termasuk hak dan  kondisi pekerja.

Terakhir kelompok ketiga menyangkut isu planet atau lingkungan, yang terangkum dalam Prinsip 4, lindungi, lestarikan, dan tingkatkan ekosistem dan lingkungan.

Kata Tiur, dalam penerapan skema  sertifikasi minyak berkelanjutan untuk pekebun sawit swadaya tetap didukung oleh RSPO sebagai lembaga berupa penetapan standar untuk pekebun sawit swadaya yang lebih realistis, tapi tetap diawasi secara ketat dalam setiap tahapannya.

Tidak dapat dipungkiri, dukungan pendanaan guna membantu pekebun dalam melakukan proses audit skema minyak sawit berkelanjutan standar pekebun sawit swadaya tetap dibutuhkan khususnya di tahap awal dengan membuka peluang pekebun memperoleh pendanaan lewat RSPO Smallholders Support Fund (RSSF).

Terlebih pengajuan untuk memperoleh sertifikasi minyak sawit berkelanjutan tidaklah murah, sebab itu RSPO menyediakan pendanaan lewat RSSF. Dimana bantuan pendanaan tersebut bisa digunakan untuk mendanai sertifikasi, peningkatan kapasitas, pemeliharaan lingkungan dan sebagainya.

Pengajuan permohonan dana bisa ditujukan kepada RSPO, melalui pendampingan lembaga yang berkompeten (LSM, akademisi, perusahaan) sehingga tujuan bersama bisa dicapai. RSSF bisa menjadi peluang bagi pekebun swadaya, untuk mengelola kebun sawitnya sesuai prinsip dan kriteria berkelanjutan.

Dukungan RSPO untuk pekebun lainnya adalah dengan membentuk Akademi Pelatihan Pekebun Sawit (Smallholder Trainer Academy/STA). Sejak diluncurkan secara resmi pada November 2019 lalu, Smallholder Trainer Academy telah melakukan empat sesi pelatihan di Medan dan Aceh, Indonesia; Accra, Ghana; dan Santa Marta, Kolombia, dengan melakukan training bagi 75 Pelatih Utama dari 27 organisasi.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pekebun menuju minyak sawit dengan peningkatan kapasitas secara yang dapat diperluas secara mandiri oleh para pelatih utama, di mana targetnya adalah pelatih dari daerah yang kemudian akan dibekali dengan teknik melatih pekebun di level kelompok dan individual, serta akses penuh atas kurikulum dan platform yang akan disediakan dalam Smallholders Trainer Academy.

Sejauh ini keberterimaan mekanisme STA dinilai positif dan para pemangku kepentingan yang dilibatkan merasa terbantu dengan inisiatif tersebut. Ini adalah platform penting lantaran membantu meningkatkan pelatihan pekebun sawit kecil dan pelibatan pekebun sawit secara global.

Lebih lanjut tutur Tiur, masih upaya RSPO dalam mendukung pekebun sawit memperoleh manfaat dari skema sertifikasi minyak sawit berkelanjutan, juga melakukan pengembangan pasar minyak sawit dari pekebun sawit swadaya ke konsumen secara langsung.

Paling tidak terdapat 11 pembeli langsung ke pekebun sawit swadaya bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), para pembeli tersebut adalah Pepsico, Unilever, ACT, The Body Shop, Nestle, Felleksjoopet, Estee Lauder, Johnson and Johnson, Bayer AG, Givaudan dan The Hershey. Tahun ini ada tambahan 5 pembeli baru yaitu The Body Shop, Estee Lauder, Givaudan dan Nestle.

Baca Selengkapknya pada Edisi April 2021

https://store.infosawit.com/


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit