infosawit

RSPO Rilis Panduan Praktis tentang Inklusi dan Kepatuhan Gender Di Sektor Sawit



RSPO Rilis Panduan Praktis tentang Inklusi dan Kepatuhan Gender Di Sektor Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Perkebunan kelapa sawit faktanya tak bisa lepas dari peran perempuan, bahkan Koalisi Buruh Sawit mencatat dari sebanyak 18 juta buruh sawit di Indonesia hampir setengahnya adalah pekerja perempuan.

Namun demikian sayangnya ada dugaan perlakuan yang tidak adil, dan masih banyak tenaga kerja yang belum memperoleh haknya sesuai regulasi umumnya mereka adalah para perempuan. Di sektor perkebunan kelapa sawit, perempuan memiliki keterlibatan yang cukup banyak sehingga mengharuskan mereka memperoleh perlindungan dan persamaan hak dengan pekerja laki-laki (keadilan gander).

Direktur Assurance Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sekaligus Plt Deputi Direktur RSPO Indonesia, Tiur Rumondang mengungkapkan, industri kelapa sawit memang merupakan sektor yang kurang aman bagi perempaun, dan banyak tantangan yang harus dihadapi.

Secara kondisi perempuan secara natural tidak bisa dihindari dan mengambil pekerjaan itu di sektor perkebuna kelapa sawit, perempuan juga memiliki keunikan tersendiri, sebab itu tugas semua pihak untuk membuat payung hukum supaya perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit bisa terlindungi, dan kebijakan ini mesti dipatuhi seluruh anggota RSPO.

Sebab itu penempatan perlindungan perempuan harus terus dijaga, sehingga bisa memenuhi kebutuhan khusus yang dimiliki para perempuan, dan kesetaraan gender bisa diterapkan untuk semua level perkerjaan, termasuk para pekerja perempuan di lapangan.

“Sebab itu perlu dipastikan praktik berkelanjutan dalam melindungi perempuan di sektor perkebunan dilakukan dan standar RSPO yang disediakan juga untuk memastikan ada forum plaform untuk para perempuan,” kata Tiur dalam Webinar FGD Sawit Berkelanjutan Vol 6, bertajuk “Ketangkasan Perempuan Sawit Indonesia”, di Jakarta, 27 April  2021, yang diadakan InfoSAWIT & RSPO.

Sebab itu RSPO belum lama ini merilis Panduan Praktis tentang Inklusi dan Kepatuhan Gender pada Prinsip dan Kriteria (P&C) RSPO 2018 dan Standar Petani Independen (ISH) 2019.

Melalui RSPO Human Rights Working Group (HRWG), dengan berkonsultasi dengan Konsultasi yang Adil & Berkelanjutan, Panduan Gender ini menggarisbawahi peran penting yang dimainkan perempuan dalam industri minyak sawit dan kebutuhan untuk memperkuat komitmen RSPO terhadap hak-hak perempuan.

Dimana fungsi panduan gender, diantaranya guna meningkatkan kesetaraan gender yang menjelaskan inklusif gender, sumber daya pendidikan tentang batasan berbasis gender dan rekomendasi untuk tindakan.

Lebih lanjut tutur Tiur, kebijakan ini membantu anggota RSPO untuk bekerja dalam menutup kesenjangan gender dengan meningkatkan kesadaran terkait kesulitan yang dihadapi perempuan di industri dan menyarankan strategi yang dapat membantu memperluas potensi pengembangan ekonomi bagi para perempuan.

Harapannya, ini akan mampu mendukung anggota RSPO, khususnya produsen minyak sawit dan petani swadaya, untuk menerapkan persyaratan terkait gender dari standar RSPO. Bahkan, RSPO bekerja dengan mitra LSM sosial untuk mengadakan program pelatihan pemberdayaan petani perempuan dalam kelapa sawit. (T2)

Sumber Majalah InfoSAWIT edisi Mei 2021

Https://store.infosawit.com/


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit