infosawit

Lawan Kampanye Hitam, PGRI Dorong Kelapa Sawit Masuk Kurikulum



Kampanye hitam kelapa sawit tak pernah berhenti
Lawan Kampanye Hitam, PGRI Dorong Kelapa Sawit Masuk Kurikulum

InfoSAWIT, JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi DI Yogyakarta menjalankan kampanye positif kelapa sawit kepada insan pendidikan.

Langkah ini agar para guru dan siswa dapat mengetahui secara mendalam tentang fakta objektif kelapa sawit. Ketua PGRI DI Yogyakarta, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, selama ini, banyak informasi salah tentang kelapa sawit yang diterima para siswa dan guru. Alias informasi hoaks.

Padahal, kelapa sawit merupakan komoditas yang memberikan devisa bagi negara dan memberikan dorongan besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. “Dan juga PDRB yang tentu akan membuat kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik” ungkap Baskara di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Baskara mengimbau siswa atau siswi yang berperan dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dapat dikenalkan dengan perkebunan dan industri kelapa sawit agar bisa menyosialisasikan informasi positif kelapa sawit di lingkungan sekolah sehingga semua peserta didik memiliki persepsi yang benar tentang kelapa sawit.

Senada dengan hal ini, Wakil Ketua PGRI DI Yogyakarta, Sudarto, mendukung apabila nantinya informasi tentang kelapa sawit dapat menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran di instansi Pendidikan. “Seandainya tidak memungkinkan dalam artian khusus kelapa sawit, materi tersebut nantinya bisa menjadi suplemen dalam mata pelajaran tertentu. Kita sesuaikan dengan ciri khas mata pelajaran masing-masing di tingkat sekolah,” kata Sudarto.

Selain itu, Sudarto juga mengungkapkan, informasi tentang sawit dalam bentuk infografis sederhana maupun banner juga dapat dipasang di lingkungan sekolah sebagai bentuk dukungan kampanye positif kelapa sawit.

Meskipun berkontribusi besar terhadap kehidupan masyarakat dunia dan perekonomian nasional, kelapa sawit masih saja menghadapi banyak tantangan. Selain persaingan ekonomi global, maraknya isu-isu negatif dan belum dipahaminya manfaat kelapa sawit secara menyeluruh menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan di dalam negeri.

Tidak hanya berdampak pada munculnya persepsi negatif di masyarakat awam, stigma negatif sawit ini secara terstruktur juga menyasar generasi muda dan peserta didik di sekolah.

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit