infosawit

Berikut Pelaksanaan Pemupukan Janjangan Kosong Kelapa Sawit



Dok. InfoSAWIT
Berikut Pelaksanaan Pemupukan Janjangan Kosong Kelapa Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA - Pemupukan yang tepat adalah salah satu pekerjaan penting di perkebunan yang bisa mempengaruhi tingkat produksi TBS dan CPO, yang merupakan sumber pemasukan utama perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Secara umum pemupukan kelapa sawit terbagi dua jenis pemupukan yaitu pemupukan anorganik dan pemupukan organik.

Pemupukan anorganik adalah pemupukan dengan menggunakan bahan kimia pupuk yang dibutuhkan tanaman kelapa sawit untuk tumbuh dengan baik dan berproduksi tinggi. Pupuk anorganik yaitu : Urea (Nitrogen), MOP (Kalium), TSP, RP (Phospat), Kieserit (Magnesium), Dolomite (Magnesium), Borate (HGFB), khusus gambut seperti Cu (CUSO4), Zinc (ZnSO4), Fero sulfat (FeSO4).

Sementara, pemupukan organik adalah pemupukan dengan menggunakan bahan organik baik secara alamiah maupun dibantu dengan sentuhan bioteknologi. Salah satu penggunaan pupuk organik antara lain dengan aplikasi janjangan kosong dan limbah cair Pabrik Kelapa Sawit

Berikut penerapan pemupukan janjangan kosong yang dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah serius dalam melaksanakannya adalah sebagai berikut :

Persiapan

a.   Penentuan areal yang akan dijadikan lokasi pemupukan janjangan kosong

Pertama, Areal yang akan dijadikan pemupukan kelapa sawit ini harus berada dalam radius 5 Km dari Pabrik agar transportasi pengangkutan janjangan kosong cepat dan efisien.

Kedua, Diusahakan adalah areal datar maksimum bergelombang, karena kalau berbukit akan sulit dalam pengaplikasiannya, kalau dipaksakan akan sulit aplikasi total per blok.

Ketiga, Tanamannya full stand sehingga aplikasi janjangan kosong dapat merata disemua titik aplikasi.

Keempat, Arealnya bebas banjir dan genangan sehingga aplikasi janjangan kosong bisa lebih   efektif

 

b.   Pembuatan jalan traktor kedalam blok dipasar pikul dengan buldozer D5. Pembuatan jalan ini akan memudahkan traktor masuk kedalam blok karena sudah diratakan sehingga aplikasi bisa didekatkan ke pokok-pokok tidak menumpuk di pingir jalan.

c.   Pembuatan tanda-tanda areal aplikasi janjangan kosong perlu dilakukan agar truk dan traktor angkut janjangan mengecer janjangan kosong dengan tepat ke areal yang akan diaplikasi.

 

Pelaksanaan Aplikasi janjangan kosong.

a.   Persiapan tepat untuk penampungan janjangan kosong di Pabrik Kelapa sawit yaitu loading hopper dengan kapasitas menampung 100 ton janjangan kosong. Agar loading hopper tidak penuh saat olah malam   janjangan kosong terpaksa tuang lantai yang menimbulkan tambahan biaya untuk muat janjangan kosong ke truk atau traktor oleh excavator atau loader.

b.   Kendaraan angkut janjangan kosong yaitu truk atau traktor yang telah dipersiapkan cukup untuk angkut janjangan kosong. Jika PMKS dengan kapasitas 45 ton/jam maka janjang kosong dihasilkan 180 ton/hari, dengan kemampuan truk angkut 40 ton/hari maka dibutuhkan 5 kendaraan angkut/hari dan 1 orang mandor ecer janjang kosong.

c.   Tim penabur manual ke blok yaitu dengan janjangan kosong 180 ton-200 ton/hari maka setiap karyawan bisa tabur janjangan kosong 4 ton/hk/hari dibutuhkan 45-50 Hk/hari dan Mandor penabur 2 orang.

d.   Bahkan pada perusahaan tertentu pemupukan janjangan kosong diberikan asisten yang biasanya digelar Asjanko.(Asisten janjang kosong). (Penulis: Ahmad Hulaimi / Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit)

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Juli 2021


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit