infosawit

Dukung PSR Sawit, Ini Sederet Skim Pembiayaan Kemitraan Sawit GAPKI



Dok. InfoSAWIT
Dukung PSR Sawit, Ini Sederet Skim Pembiayaan Kemitraan Sawit GAPKI

InfoSAWIT, JAKARTA – Diungkapkan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Mukti Sardjono, pihaknya tetap mendukung program kemitraan, bentuk dukungan itu berupa, pembentukan SATGAS Percepatan PSR GAPKI, yang melibatkan seluruh Cabang GAPKI, kemudian menjadi Anggota Pokja Penguatan Data dan Peningkatan Kapasitas Pekebun – Kemenko Perekonomian.

Lantas, aktif dalam koordinasi rutin untuk percepatan PSR dengan Kantor Menko Perekonomian, Ditjenbun, BPDPKS dan lainnya. “Serta mengawal dan meng-update secara rutin Percepatan PSR anggota GAPKI melalui Rapat Pusat & Cabang GAPKI,” kata Mukti.

Bahkan GAPKI membuat usulan alternatif pembiayaan, tercatat ada empat model pembiayaan melalui kemitraan yang bisa dilakukan, pertama, kemitraan dengan Pendampingan Kultur Teknis, bentuk kerjasama ini berupa Training dan Supervisi, dengan mekanisme, Kelompok Tani (KT) atau Koperasi Unit Desa (KUD) mengerjakan sendiri tanpa bantuan pihak ketiga. Betuk kemitraan ini juga berupa pendanaan oleh KT/KUD denga pendanaan dari BPDP-KS dan Bank, sementara perusahaan perkeunan kelapa sawot hanya memberikan bantuan teknis.

Kedua, bisa berupa kontraktor Peremajaan, dimana kemitraan ini berbentuk pelaksanaan pembangunan kebun oleh pihak perusahaan, untuk skim kemitraa ini, perusahaan perkebunan kelapa sawit selaku mitra akan membangunkan kebun sawit milik petani, sementara pihak KT/KUD melakukan pengawasan. “Pendanaan pada skim ini oleh KT/KUD melalui dukungan pendanaan dari BPDP-KS dan Perbankan,” katanya dalam FGD Sawit Berkelanjutan Vol 9, bertajuk “Peran BPDPKS Dalam Memperkuat Kemitraan Pekebun Kelapa Sawit Indonesia,” akhir Juli 2021, yang diadakan media InfoSAWIT.

Lantas ketiga, skim kemitraan dengan model Avalist Full Commercial, pada kemitraan ini pembangunan dan Pengelolaan Kebun sawit milik Petani dilakukan hingga lunas kredit di perbankan. Sementara KT/KUD tidak terlibat dalam pembangunan kebun sawit. Skim ini didukung pendanaan dari pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit atau bia juga Perbankan. Selanjutnya, KT/KUD membayar cicilan kredit sampai lunas.

Keempat, kemitraan model Operator Pengelolaan. Dimana pengembangan dan pengelolaan kebun sawit petani dilakukan dalam rentang waktu tertentu (satu siklus). Mekanismenya, KT/KUD sebagai pemilik kebun sawit, lantas pendanaan bisa dengan pendanaan dari BPDP-KS dan Perbankan. “Untuk pembangunan dan pengelolaan kebun sawit petani dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dalam pola ini KT/KUD membayar management fee,” tandas Mukti. (T2)

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Agustus 2021


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link https://t.me/info_sawit, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di link infosawit store atau berlangganan.

infosawit