infosawit

Petani Sawit Tak Merasakan Harga TBS Sawit Meroket, Menyusul Harga Pupuk Melonjak



Dok. InfoSAWIT
Petani Sawit Tak Merasakan Harga TBS Sawit Meroket, Menyusul Harga Pupuk Melonjak

InfoSAWIT, SIAK – Dalam laporan tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Riau merujuk surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau No. 43 periode 27 Oktober - 2 November 2021, telah menyepakati harga sawit umur 10 - 20 tahun naik Rp 140,16 /Kg menjadi Rp 3.254,57/Kg.

Sayangnya harga TBS Sawit yang meroket semenjak Juli 2021 tersebut, tak juga dirasakan oleh para petani kelapa sawit. Bahkan petani sedikit kesulitan dalam membeli pupuk, lantaran salah satu komponen penting dalam budidaya kelapa sawit ini harganya ikut terdongkrak.

Dalam kanal Instagram Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Dedi Setiawan (29) salah satu petani sawit di Dayun, Siak, Riau mengaku senang dengan harga yang terus mengalami kenaikan. Sebab hingga periode Oktober-November 2021 harga TBS sawit ditetapkan untuk umur pohon 10-20 tahun mencapai Rp 3.254,57/Kg TBS lebih per kilogramnya. Harga itu menjadi sejarah dalam dunia persawitan. Sebab untuk menemukan harga itu sudah sangat susah.

Namun demikian kenaikan Harga Sawit yang tinggi faktanya tidak dapat dinikmati seluruh petani kelapa sawit terutama petani sawit swadaya yang menjual TBS sawit kepada toke atau tengkulak, termasuk veron (tempat penampungan buah sawit). Misalnya saja catat SPKS, untuk harga TBS sawit Plasma harganya sekitar Rp 2.700/Kg, maka untuk harga petani sawit swadaya hanya akan mencapai Rp 2.530/Kg.

“Harga tinggi sawit di tingkat petani juga di ikuti dengan harga pupuk yang juga naik luar biasa hingga kini kenaikan harga pupuk telah lebih di atas 100 persen,” demikian catat pihak SPKS.

SPKS mencontohkan, harga pupuk jenis KCL harganya telah mencapai Rp 500.000/karung, dari harga sebelumnya Rp 250.000/karung. Tidak hanya hanya Pupuk jenis KCL yang naik tetapi semua jenis pupuk juga naik 100 persen lebih.

Sementara, untuk pupuk dari pengolahan limbah sawit itu sendiri juga mengalami kenaikan. "Pupuk abu janjang kemarin dalam sekilo Rp 2.000 dan sekarang naik jadi Rp 2.800/kg,”catat pihak SPKS. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit