infosawit

Bos Sawit Diminta Penuhi Panggilan KPK



Dok. InfoSAWIT
Bos Sawit Diminta Penuhi Panggilan KPK

InfoSAWIT, JAKARTA -  Lantaran tidak bisa memenuhi panggilan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), tangal 28 Oktober 2021 lalu, Pihak KPK menghimbau Komisaris PT Adimulia Agrolestari, Franky Widjaja, untuk kooperatif memenuhi panggilan penyidik terkait kasus dugaan suap perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

Dikataka Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, KPK mengimbau agar yang bersangkutan komitmen dan kooperatif hadir pada penjadwalan pemanggilan ulang berikutnya.

Dalam kasus ini, tim penyidik KPK telah menggeledah sejumlah lokasi termasuk kantor Bupati Kuansing Andi Putra dan rumah dinasnya. Dari upaya paksa tersebut diamankan sejumlah barang bukti seperti dokumen dan catatan keuangan diduga terkait dengan perkara. Penyidik akan menganalisis barang bukti dimaksud.

Dikutip CNN Indonesia, dalam perkara ini, mencuat dugaan kesepakatan Rp 2 miliar untuk mengurus perpanjangan izin HGU PT Adimulia Agrolestari. General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso, telah memberikan uang kepada Andi sejumlah Rp700 juta di periode September dan Oktober 2021 sebagai tanda kesepakatan.

Andi sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Sedangkan Sudarso sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit