infosawit

Laba Bersih Cisadane Sawit Raya Melonjak 3 Kali Lipat Menjadi Rp 178,74 miliar



Dok. InfoSAWIT
Laba Bersih Cisadane Sawit Raya Melonjak 3 Kali Lipat Menjadi Rp 178,74 miliar

InfoSAWIT, JAKARTA – Salah satu emiten perkebunan kelapa sawit nasional, PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA IJ) dalam Laporan Keuangan tidak diaudit untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 (9M21) mencatat pencapaian hasil kinerja yang positif.

Perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 44,7% dari Rp 451,24 miliar per September 2020 menjadi Rp 653,04 miliar hingga September 2021. Seiring dengan peningkatan penjualan tersebut, Perseroan juga memiliki pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar Rp 232,32 miliar atau naik 190,9% dibanding per September 2020 lalu yang hanya mencapai Rp 152,46 miliar.

Dalam keterangan tertulis yang diterima InfoSAWIT, tren positif penjualan selama  ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan harga jual rata-rata, sejalan dengan terus meningkatnya harga jual komoditas kelapa sawit. Sementara, laba Kotor pada hingga September 2021 tercatat menguat 86,0% menjadi Rp 371,93 miliar dari Rp 199,91 miliar per September 2020. Margin Kotor menguat menjadi 56,95% hingga September 2021 dari 44,3%.

Catat pihak perusahaan, efisiensi yang konsisten terjaga telah membuat Laba Operasional per September 2021 juga meningkat 137,3% menjadi Rp 282,81 miliar, dengan kenaikan margin operasional menjadi 43,31%. 

“Laba bersih sampai September 2021 melonjak hampir 3 kali lipat menjadi Rp 178,74 miliar sehingga menghasilkan ekspansi marjin bersih sebesar 27,37%,” demikian catat pihak perushaaan dalam laporannya.

Lebih lanjut catat pihak perusahaan, kinerja positif sampai September 2021 ini juga merupakan hadiah bagi CSRA yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke-38 pada tanggal 28 Oktober 2021 lalu. Pada perayaan sederhana di tengah kondisi pandemi, perusahaan yakin bisnis keberlanjutan tidak hanya dilihat dari kinerja keuangan saja, namun juga upaya-upaya pengelolaan aspek lingkungan dan sosial serta penerapan GCG di seluruh kegiatan operasional. Secara jangka panjang, tren pertumbuhan produksi akan tetap positif karena profil usia perkebunan yang tergolong ideal, mayoritas berada pada usia produksi prima yaitu di bawah 18 tahun. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit