infosawit

Tingginya Harga Migor Sawit dan Logistik Bakal Dongkrak Harga Makanan



Dok. InfoSAWIT
Tingginya Harga Migor Sawit dan Logistik Bakal Dongkrak Harga Makanan

InfoSAWIT, JAKARTA – Menyusul adanya peningkatan harga minyak sawit mentah (CPO) global mendorong produk hilir CPO, minyak goreng sawit ikut terkatrol harganya. Tercatat melonjaknya harga CPO berpotensi berdampak domino terhadap produk lainnya termasuk harga makanan, mengingat, produk hilir kelapa sawit ini banyak dijadikan bahan baku makanan dan minuman.

Diungkapkan Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman, kenaikan harga minyak goreng sawit akan berbuntut panjang terhadap meningkatnya harga makanan.

Kata Adhi S Lukman, pihaknya mau tidak mau baka bersiap menaikkan harga, setidaknya untuk di tahun 2022. Sementara untuk besaran kenaikannya, kata dia, bakal tergantung dari hitungan setiap jenis industri makanan dan minumannya. “Yang jelas, pengusaha makanan dan minuman sudah dua tahun terakhir tidak melakukan kenaikan harga jual. Sehingga, momentum kenaikan harga minyak goreng sawit menjadi kesempatan bagi mereka menaikkan harga jual,” katanya dilansir Kompas TV.

Faktaya, tak hanya faktor harga minyak goreng sawit, industri makanan dan minuman ingin menaikkan harga karena juga menghitung adanya kenaikan biaya logistik pengiriman. Sebab, biaya kapal dan kontainer untuk perdagangan luar negeri kini naik tinggi. Sementara, tak semua bahan baku makanan dan minuman di Indonesia berasal dari dalam negeri, sebagian masih ada yang impor. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit